Kerangka yang Dikira Adalah Alien, Setelah Diteliti Ternyata Hasilnya Mengejutkan dari DNA-nya
Kerangka aneh yang ditemukan di sebuah kota tua di Chili bertahun-tahun menimbulkan tanda tanya ilmuwan.
TRIBUNJAMBI.COM - Kerangka aneh yang ditemukan di sebuah kota tua di Chili bertahun-tahun menimbulkan tanda tanya ilmuwan.
Baca: Aksinya Halus Nih, Pasutri Nakal Scanning KTP untuk Penipuan Puluhan Juta
Dilansir Gizmodo, benda itu ditemukan di Gurun Atacama pada 2003.
Bentuknya sangat berbeda dari kerangka biasa.
Tengkorak kepala memanjang, rongga mata cekung dan ujungnya tertarik ke atas.
Ukuran keseluruhan pun itu pun sangat kecil.
Baca: Mohamed Salah Lagi Subur Banget, Perusahaan ini Klaim Alami Kerugian Tiap Salah Cetak Gol
Keanehan itu membuat banyak orang mengira kerangka itu milik alien.
Namun bertahun-tahun kemudian, analisa genetik membuktikan bahwa benda tersebut bukanlah sisa jasad alien.
Melainkan kerangka anak manusia yang meninggal puluhan tahun lalu dan menjadi mumi.
Hasil penelitian menunjukkan si anak mengalami berbagai mutasi genetik yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Setelah meninggal tubuhnya awet oleh kondisi kering gurun.
Ilmuwan menamakan mumi anak itu dengan sebutan 'Ata.'
Baca: Ini Tanggapan dan Pesan Kapolri Terkait Situasi Provinsi Jambi
Panjangnya hanya 6 inchi. Beberapa tulang rusuk hilang. Kepala dan wajahnya sangat cacat.