Tabung Gas SNI Lama Masih Beredar, Pemkot Surati Pertamina

Menanggapi masih beredarnya 90 persen tabung gas LPG SNI lama yakni SNI 1452 2007 sementara, untuk perlindungan konsumen

Tabung Gas SNI Lama Masih Beredar, Pemkot Surati Pertamina
net
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menanggapi masih beredarnya 90 persen tabung gas LPG SNI lama yakni SNI 1452 2007 sementara, untuk perlindungan konsumen seharusnya sudah diganti ke tabung gas LPG SNI 1452 2011,  Pemkot Jambi langsung menyurati pihak Pertamina.  

Surat itu meminta untuk menarik tabung gas yang tidak sesuai dengan SNI. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Jambi Budidaya bahwa pihak Pemkot meminta agar Pertamina mengganti tabung gas SNI 1452 2007 dengn SNI 1452 2011.

"Soal berapa banyak tabung yang harus diganti, itu yang tau pihak Pertamina," ujar Budidaya.

Baca: Efek PETI, Produksi Ikan di Sarolangun Terganggu. Hanya Mampu Pasok 30 Persen Kebutuhan Warga

Selain itu terkait teknis pergantian tersebut pihaknya menyerahkan ke Pertamina. Menurutnya setelah tabung gas dari masyarakat diambil lagi oleh pangkalan dan diserahkan ke Stasiun Pengisian Bahan Gas (SPBG) tentunya tidak langsung diisi begitu saja.

"Pasti ada pemilihan kembali mana yang layak dan tidak untuk diisi ulang. Tapi secara teknis pihak Pertamina yang mengetahui hal tersebut," ujarnya.

Baca: Pertamina : Tabung LPG 3 Kg Layak Edar dan Sesuai Standar

Terkait dengan pengawasan, pihaknya selalu rutin untuk hal pengawasan. Apalagi ada beberapa lembaga yang menangani terkait pelayanan konsumen. "Kalau kita hanya memonitor apa ada pangkalan terjadi kekurangan maka kita langsung operasi pasar," ujarnya.

Menurut Budidaya, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pihak Hiswana Migas, Satgas dan Pertamina. Agar dapat mengetahui apakah gas SNI lama yang sudah direkondisi masih bisa digunakan.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help