Kasus Perselingkuhan

Tahukah Anda? Sosmed Jadi Penyumbang Terbesar Kasus Perceraian di Sarolangun

Media sosial menyumbang kasus perceraian di Sarolangun. Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Sarolangun, Arsyad

Tahukah Anda? Sosmed Jadi Penyumbang Terbesar Kasus Perceraian di Sarolangun
ilustrasi/net
cerai

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Media sosial menyumbang kasus perceraian di Sarolangun. Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Sarolangun, Arsyad mengatakan sebagian besar kasus perceraian disebabkan pertengkaran adanya pihak ketiga.

"Yang sering dikatakan ada pihak ke tiga, ya itu ada SMS lah.  Ada yang sedang banding itu penggugat dan tergugatnya PNS, itu gara-gara ada media sosial, foto-foto," katanya, beberapa waktu lalu. 

Selain masalah orang ketiga, perceraian juga dipicu masalah ekonomi, juga masalah ingkar tanggung jawab. "Ada juga yang suami pergi, lepas tanggung jawab," terang Arsyad.

Baca: Saat Kampanye Ini Janji Anies Sandi Soal Bantuan Modal OK OCE, Realisasinya Begini

Hingga akhir November lalu, setidaknya ada 267 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Sarolangun, dan sebanyak 223 diantaranya telah diputuskan. Arsyad mengaku Desember ini ada 14 kasus perceraian yang masih jalan di persidangan. 

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2016, yang hanya 242 perkara yang diputuskan. Kata Arsad, setiap tahun kasus perceraian di Sarolangun selalu meningkat. 

"Iya, setiap tahun meningkat," ujarnya.

Panitera muda ini juga bilang jika, tahun 2017 pihaknya pernah menerima 37 kasus perceraian yang dimediasi, namun hanya dua yang berhasil. "Yang 35 tetap cerai,"  katanya. 

Di Kecamatan Sarolangun kata Arsad tercatat paling banyak terjadi kasus perceraian. Disusul Kecamatan Singkut, Pelawan, Mandiangin. Pauh, Air Hitam, Bathin VIII. Cermin Nan Gedang, Limun dan yang paling sedikit kasus perceraian ada di Kecamatan Batang Asai.

Baca: Trailler Tabrak Bagian Samping Tanki Tronton di Tebo, Minyak Sawit Mentah Berceceran di Jalan

Baca: Puluhan Pohon Duku Mati Mendadak. Warga Desa Lubuk Bumbun Merangin Bingung

Di wilayah terpencil yang jauh dari ibu kota kabupaten, pihak Pengadilan Agama Sarolangun juga memiliki program sidang keliling, tahun ini ada 31 perkara cerai yang diputuskan.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help