Berita Jambi
Gempa Magnitudo 4,8 Getarkan Sarolangun, Getaran Terasa hingga Bengkulu
Peristiwa Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang Provinsi Jambi, dengan pusat gempa berada di Sarolangun, Senin (19/1/2026).
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Heri Prihartono
Ringkasan Berita:Gempa Magnitudo 4,8 guncang Sarolangun.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Provinsi Jambi, dengan pusat gempa berada di daratan Kabupaten Sarolangun, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 18.02 WIB.
Getaran gempa turut dirasakan hingga ke wilayah Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara.
Secara umum, gempa bumi merupakan peristiwa bergetarnya permukaan bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba dari dalam bumi.
Energi tersebut berasal dari pergerakan dan tekanan antar lempeng tektonik, aktivitas patahan aktif, maupun deformasi batuan di kedalaman tertentu.
Wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, kerap mengalami gempa bumi karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar dunia, sehingga akumulasi energi di dalam bumi relatif sering dilepaskan dalam bentuk getaran.
Berdasarkan pembaruan parameter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada kedalaman 169 kilometer. Informasi tersebut diperoleh setelah BMKG melakukan analisis terhadap data seismik yang terekam oleh jaringan pemantau gempa.
Prakirawan Cuaca BMKG Jambi, Benedy Fajar, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah. Gempa terjadi akibat deformasi batuan di dalam kerak bumi dan tidak berkaitan dengan aktivitas subduksi dangkal.
“Gempa ini tergolong gempa menengah yang disebabkan oleh deformasi batuan di dalam kerak bumi,” ujar Benedy, Selasa (20/1/2026).
Getaran gempa pada peristiwa ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara. Meski dirasakan cukup luas, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga pukul 18.30 WIB pada hari yang sama, hasil pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan di sekitar wilayah pusat gempa.
“Hingga pukul 18.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” kata Benedy.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi kejadian gempa bumi. Masyarakat juga diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal BMKG.
“Masyarakat diharapkan hanya mengakses informasi dari sumber resmi BMKG, baik melalui website maupun media sosial resmi,” pungkasnya.
Baca juga: Wali Kota Madiun Minta Didoakan Usai Kena OTT, 9 Orang Diboyong ke Jakarta, KPK Sita Ratusan Juta
| Gubernur Al Haris Tinjau Banjir di Merangin, Salurkan Bantuan dan Janjikan Perahu Gratis |
|
|---|
| Gubernur Al Haris Tinjau dan Berikan Bantuan Korban Banjir Sarolangun |
|
|---|
| Al Haris: Program MBG Gerakkan Ekonomi, Rp7,2 Miliar Berputar Setiap Hari |
|
|---|
| Gubernur Al Haris Tunjukkan Empati untuk Korban Banjir Sarolangun dan Merangin |
|
|---|
| TPS di Kota Jambi akan Ditutup dan Diganti Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Prakirawan-BMKG.jpg)