Berita Jambi
Pemprov Jambi Fokus Lanjutkan Implementasi Perda Desa Wisata
Pemprov Jambi menindaklanjuti Perda Desa Wisata dengan penertiban regulasi dan sosialisasi agar pengembangan desa wisata berjalan terarah.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasca ditetapkannya Perda Desa Wisata, Pemerintah Provinsi Jambi akan fokus pada beberapa langkah lanjutan.
Langkah itu di antaranya penertiban regulasi turunan, identifikasi desa-desa potensial, serta sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Sebab, Perda yang diinisiasi oleh DPRD Provinsi Jambi itu menjadi landasan hukum untuk pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Imron Rosady, saat ditemui Tribunjambi.com di UPTD Museum Siginjai, Senin (9/2/2026).
“Kita akan melakukan identifikasi desa yang berpotensi menjadi desa wisata dan terus melakukan sosialisasi. Yang paling penting, desa wisata ini harus berkelanjutan, bukan hanya berjalan sesaat,” katanya.
Menurutnya, Perda itu berfungsi sebagai aturan main yang jelas bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata di wilayahnya masing-masing.
“Perda ini diinisiasi DPRD Provinsi Jambi dan akan kami tindak lanjuti dengan peraturan teknis agar implementasinya lebih jelas di lapangan,” ujarnya.
Dia menilai sektor pariwisata, khususnya wisata alam dan budaya, sebagai salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat di daerah.
Namun, tanpa regulasi yang jelas, pengembangan desa wisata dikhawatirkan berjalan tanpa arah.
“Kalau tidak ada aturan main yang baik, masyarakat bisa kehilangan arah dalam membangun desa wisata. Dengan adanya Perda ini, masyarakat jadi tahu standar apa saja yang harus dipenuhi untuk menjadikan desanya sebagai desa wisata,” katanya.
Imron menjelaskan saat ini Provinsi Jambi tercatat memiliki sekitar 58 desa wisata yang tersebar di berbagai daerah.
Sebanyak 58 desa itu memiliki potensi unggulan berupa alam dan budaya.
Bahkan, beberapa desa wisata di Jambi telah berhasil masuk nominasi 50 besar desa wisata tingkat nasional dalam ajang yang digelar Kementerian Pariwisata.
“Seperti di kawasan Muaro Jambi yang kuat di wisata budaya, serta di Kerinci yang memadukan keindahan alam dan kekayaan budaya,” jelasnya.
Namun, dia mengingatkan agar pengembangan desa wisata tidak mematikan mata pencaharian utama masyarakat setempat.
| 3 Poin Tanggapan SPPG Simpang III Sipin Jambi Terkait Dapur MBG yang Viral |
|
|---|
| Komnas HAM dan Pemprov Jambi Bahas 10 Kasus Prioritas dari 51 Aduan |
|
|---|
| Oknum SAD Bawa Kecepek di Muka Umum, Kapolda Jambi: Tidak Boleh |
|
|---|
| Kekerasan terhadap Masyarakat Rimba Berulang, KemenHAM Dorong Payung Hukum |
|
|---|
| Kepala SMK di Tanjabtim Jambi Jalani Sidang Dakwaan, Kerugian Negara Rp318 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Desa-Wisata-2.jpg)