Tips & Trik
5 Tips Cegah Microsleep di Jalan Tol Trans Sumatera yang Terhubung ke Jambi
Hamdani mengingatkan agar para pengguna jalan tol tidak meremehkan rasa lelah yang menyerang di tengah perjalanan.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Tips Cegah Microsleep
- HK bagikan tips cegah microsleep akibat jalur jalan tol Trans Sumatera yang panjang dan mulus.
- Tanda microsleep meliputi sering menguap, hilang fokus, hingga kepala tersentak kaget.
- "Karakter tol membuat pengemudi nyaman dan tak sadar lelah," ujar Hamdani.
- Pengendara diimbau minum kafein 30 menit sebelum jalan dan istirahat tiap 4 jam.
- HK rutin gelar operasi microsleep serta ingatkan bahaya truk ODOL pembawa celaka.
TRIBUNJAMBI.COM – Karakteristik jaringan jalan tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk koridor utama yang membentang menuju Provinsi Jambi, yang lurus, panjang, dan mulus kerap kali menjadi bumerang bagi para pengendara.
Kenyamanan berkendara di jalur bebas hambatan ini berpotensi memicu bahaya laten berupa microsleep atau hilangnya kesadaran pengemudi selama beberapa detik.
Menyikapi ancaman sunyi tersebut, PT Hutama Karya (Persero) secara masif kembali menggaungkan kampanye keselamatan berkendara bertajuk "SETUJU" (Selamat Sampai Tujuan).
Kenali Gejala dan Solusi Instan Menghalau Kantuk
Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengingatkan agar para pengguna jalan tol tidak meremehkan rasa lelah yang menyerang di tengah perjalanan.
"Karakteristik jalan tol yang panjang dan mulus sering kali membuat pengemudi merasa nyaman, sehingga tanpa disadari mengalami kelelahan atau microsleep," ujar Hamdani dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Hamdani, ada beberapa tanda bahaya microsleep yang wajib diwaspadai, seperti pengemudi tiba-tiba tersentak kaget, sering menguap, kelopak mata terasa sangat berat, sering mengedipkan mata, hingga kehilangan fokus kemudi.
Baca juga: Progres Terkini Jalan Tol Trans Sumatera di Jambi-Palembang dan Jambi-Riau
Baca juga: Diterpa Isu Suap, Raffi Ahmad Ngaku Buta PIN ATM: Semua Dihandel Nagita
"Tidak menyadari apa yang baru terjadi, sering menguap, kelopak mata terasa sangat berat terbuka, sering mengedip dan hilang fokus saat mengendarai," paparnya.
Untuk mencegahnya, Hamdani membagikan serangkaian tips praktis:
- Perbaiki jam tidur secara berkualitas sebelum melakukan perjalanan jauh.
- Jangan memaksakan diri berkendara jika tubuh dalam kondisi kurang fit atau lelah.
- Wajib mengambil jeda istirahat di rest area terdekat setiap 3 hingga maksimal 4 jam sekali.
- Mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh sekitar 30 menit sebelum mulai menyetir.
- Mendengarkan musik bertempo cepat atau mendengarkan audiobook di dalam kabin mobil untuk menjaga stimulan otak.
Operasi Rutin dan Bahaya Laten Truk ODOL
Sebagai langkah preventif di lapangan, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk meminimalisasi fatalitas kecelakaan akibat kelelahan.
Baca juga: Apa Itu Microsleep dan Bahanya? Penyebab Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang
Baca juga: Tentara Israel Rebut Bukit Strategis, Militer Lebanon Mundur dari Kfar Tebnit
"Kami juga rutin menggelar operasi microsleep di sejumlah ruas jalan tol trans Sumatera yang memang memiliki rute yang cukup panjang dan berisiko tinggi membuat lelah," tambah Hamdani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260613-Baner-tips-cegah-microsleep.jpg)