Tips & Trik
5 Tips Cegah Microsleep di Jalan Tol Trans Sumatera yang Terhubung ke Jambi
Hamdani mengingatkan agar para pengguna jalan tol tidak meremehkan rasa lelah yang menyerang di tengah perjalanan.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Selain kebugaran tubuh, kelaikan komponen kendaraan seperti ban, rem, lampu, oli, air radiator, hingga kecukupan bahan bakar juga wajib dipastikan demi mencegah risiko mogok yang memicu tabrakan beruntun.
Hamdani pun menyoroti ancaman serius dari kendaraan angkutan barang yang melanggar batas muatan (Over Dimension Over Load/ODOL).
"Kendaraan ODOL bukan hanya percepat kerusakan infrastruktur jalan, namun berisiko kecelakaan akibat berkurangnya kemampuan pengereman, ketidakstabilan kendaraan dan potensi terguling," urainya.
Ia mengimbau agar pengguna jalan tol selalu mematuhi batas kecepatan aman di rentang 60 hingga 100 km/jam, menjaga jarak antar-kendaraan, tidak menggunakan ponsel saat menyetir, serta dilarang menggunakan bahu jalan selain untuk situasi darurat.
"Saya ingatkan mulusnya jalan tol tak akan berarti tanpa kedisiplinan dan kehati-hatian pengemudinya," tandas Hamdani.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News dan ikuti saluran Tribunjambi.com di WhatsApp
Baca juga: Pelaku Curanmor di Kuala Tungkal Ditangkap, Polisi Sita Kerangka Motor Curian
Baca juga: Polres Tanjab Barat Tangkap Dua Terduga Pelaku Narkoba, Sita Sabu 3,83 Gram
Baca juga: Pemkab Muaro Jambi Siapkan Alsintan Gratis, Petani Cukup Beli Minyak dan Bayar Operator
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Tips Menghindari Microsleep Saat Berkendara di Tol JTTS yang Panjang dan Lurus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260613-Baner-tips-cegah-microsleep.jpg)