Berita Internasional
Dirjen WHO di Depan Kapal Hondius: Hantavirus bukan Covid
Tedros menegaskan bahwa risiko penyebaran hantavirus di Tenerife secara umum masih rendah dan tidak perlu disamakan dengan situasi pandemi Covid-19
Sementara itu, beberapa penumpang lain telah dievakuasi untuk menjalani perawatan medis di sejumlah negara berbeda.
Pihak WHO menduga pasangan pertama terpapar virus sebelum naik kapal saat melakukan perjalanan pengamatan burung di wilayah Argentina, Chile, dan Uruguay, yang diketahui merupakan habitat hewan pengerat pembawa hantavirus.
WHO Koordinasi dengan 12 Negara
WHO menyebut telah menghubungi 12 negara yang warganya sempat turun di St Helena, termasuk Canada, Denmark, Germany, Netherlands, New Zealand, hingga United States.
Tedros juga menyampaikan apresiasi kepada Spain yang bersedia menerima kapal tersebut sebagai bentuk solidaritas internasional.
Proses debarkasi penumpang dilakukan menggunakan protokol kesehatan ketat, termasuk pemeriksaan kesehatan dan karantina bila diperlukan.
Para penumpang dijadwalkan dipulangkan menggunakan penerbangan khusus.
WHO mengingatkan bahwa masa inkubasi hantavirus dapat mencapai enam minggu sehingga pemantauan terhadap seluruh penumpang dan kru akan terus dilakukan.
Selain dengan Spanyol, WHO juga terus berkoordinasi dengan pemerintah Netherlands, Cape Verde, South Africa, serta negara terkait lainnya.
Meski sempat memicu kekhawatiran dan aksi protes warga Tenerife, WHO memastikan situasi masih terkendali dan tidak mengarah pada awal pandemi baru.
Operasi pemulangan penumpang dijadwalkan berlangsung hingga Senin (11/5), sementara WHO akan terus memberikan pembaruan perkembangan situasi secara berkala.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gelar Konferensi Pers di Depan Kapal Hondius, WHO: Hantavirus Bukan Covid!
Baca juga: Malam Berdarah di Bram Itam Tanjabbar, Remaja Tawuran hingga Alami Luka Bacok
Baca juga: Jadwal Setop Sementara Aktivitas Angkutan Batu Bara di Jambi Mei 2026
Baca juga: Tabel Angsuran KUR Mandiri untuk Pinjaman hingga Rp500 Juta Tenor 5 Tahun
| Iran Semprot Austria: Tuduhan Serangan ke UEA Gegabah dan Terhasut Hoaks |
|
|---|
| Kecewa Jadi Alasan Trump Tarik Pasukan AS dari Eropa: Waktu Kita Butuh, Mereka tak Ada |
|
|---|
| Cibir Aktivis Flotilla, PM Israel Netanyahu: Kalian Hanya Bisa Lihat Gaza di YouTube |
|
|---|
| Bahrain Depak 69 Warga Pro Iran, Raja Hamad: Keamanan Nasional Harga Mati |
|
|---|
| Pernyataan Presiden Trump Pasca Insiden Penembakan saat Makan Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kapal-hondius-hantavirus-10052026.jpg)