Israel vs Iran
Amerika Serang Kharg Island Pusat Energi Iran, Ada 50 Target
Dilaporkan bahwa pasukan Amerika Serikat telah menyerang fasilitas militer di pusat ekspor minyak utama Iran.
Mengutip Associated Press, penilaian tersebut bergantung pada beberapa faktor, antara lain apakah target merupakan sasaran militer yang sah, apakah serangan proporsional terhadap tindakan Iran, serta apakah korban sipil dapat diminimalkan.
Ancaman Trump dinilai terlalu luas dan tidak mempertimbangkan dampak terhadap warga sipil.
Hal itu memicu kritik dari Partai Demokrat, pejabat PBB, dan pakar hukum internasional yang menyebutnya berpotensi melanggar hukum internasional.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric, menegaskan bahwa menyerang infrastruktur sipil dilarang menurut hukum internasional, terutama jika berisiko menimbulkan korban sipil yang berlebihan.
Rachel VanLandingham, pakar hukum militer dan mantan pejabat Angkatan Udara AS, menyatakan bahwa pemadaman listrik dapat menyebabkan kematian, misalnya karena rumah sakit dan fasilitas air bersih berhenti beroperasi.
“Pernyataan Trump seolah menunjukkan tidak peduli pada presisi atau dampak terhadap warga sipil,” ujarnya.
Sementara itu, jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, hampir terhenti.
Kondisi itu berdampak pada harga minyak melonjak dan pasar saham terguncang.
Trump bahkan menyatakan tidak khawatir dianggap melakukan kejahatan perang dan memperingatkan bahwa pembangkit listrik Iran akan “terbakar dan hancur.”
Gedung Putih membela pernyataan tersebut. Juru bicara menyebut bahwa sebagian rakyat Iran justru menyambut serangan karena dianggap dapat melemahkan rezim mereka.
“Ancaman Tindakan Ilegal”
Seiring konflik memasuki bulan kedua, Trump meningkatkan ancamannya, termasuk terhadap Pulau Kharg dan fasilitas air bersih.
Dalam unggahan sebelumnya, ia menyatakan bahwa AS dapat menghancurkan semua pembangkit listrik, ladang minyak, dan fasilitas penting Iran.
Pakar hukum internasional Michael Schmitt menilai pernyataan tersebut sebagai “ancaman tindakan ilegal yang jelas.”
Ia menjelaskan bahwa infrastruktur seperti pembangkit listrik dapat menjadi target sah jika digunakan untuk kepentingan militer.
| Netanyahu Melawan: Dengan atau Tanpa Kesepakatan, Iran Takkan Punya Nuklir |
|
|---|
| Militer AS Tekor Bela Israel: Stok Rudal THAAD Kritis Dikuras Iran |
|
|---|
| Lawan dan Kecam Agresi Israel dan AS, Iran Ajak BRICS Pecahkan Dominasi Barat |
|
|---|
| Respon Ancaman Israel, Menlu Iran: Kami Tak Akan Menyerah pada Tekanan |
|
|---|
| Israel Isyaratkan Serangan Baru ke Iran, Katz: Harus Mundur Bertahun-tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pusat-energi-Iran-Pulau-Kharg.jpg)