Makan Bergizi Gratis
Prabowo Mengaku Dicemooh Profesor dan Dituduh Macam-macam soal MBG
Presiden Prabowo mengungkap dirinya sempat menjadi sasaran cemoohan kaum intelektual saat pertama kali menggulirkan program MBG.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Saya yakin tujuan kita baik. Saya yakin kita berada di jalan yang benar," pungkasnya dengan nada optimistis.
Atasi Stunting
Presiden Prabowo mengatakan program MBG bertujuan baik terutama untuk mengatasi anak-anak Indonesia yang mengalami stunting.
"Kurang gizi yang berakibat ke sel-sel kita tidak berkembang baik, sel otak, tulang, otot tidak berkembang dengan baik. Jadi stunting juga akibat dari proses kemiskinan rakyat Indonesia," ujarnya.
Prabowo mengatakan 25 persen dari anak-anak Indonesia mengalami stunting dan oleh karena itu salah satu caranya dengan menyediakan makanan bergizi.
Baca juga: Survei Kepercayaan Publik ke Prabowo-Gibran, IPI: Lampaui SBY dan Jokowi, Poltracking: Pengaruh MBG
Baca juga: 3 Perusahaan Investor Jalan Khusus Batu Bara Jambi Didesak Segera Rampungkan, Ini Masalah Krusial
"Tidak bisa kita teori saja dengan kata-kata, program indah saja. Kita harus laksanakan teori itu," ujarnya.
"Akhirnya saya belajar dan belajar bangsa dari lain bahwa memang satu-satunya jalan intervensi langsung pemerintah ke anak-anak dan orang tuanya yang tidak berdaya," ujar Prabowo.
Lebih jauh, Prabowo mengatakan bukan hanya Indonesia yang melaksanakan program MBG.
"Lebih dari 70 negara melaksanakan program ini. Kita mungkin negara yang ke-76 melaksanakan program MBG," kata Prabowo.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemenuhan Gizi
- Keterlibatan Polri dalam pengelolaan SPPG dinilai sebagai bentuk kolaborasi konkret antar-lembaga negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait asupan gizi, terpenuhi secara berkelanjutan.
- Langkah ini mencerminkan pendekatan lintas sektor dalam memperluas jangkauan program pemerintah, dari tingkat pusat hingga daerah.
- Program MBG mulai berjalan pada tahun 2025 dan dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
- Mengurangi stunting dan malnutrisi pada anak-anak.
- Meningkatkan kualitas gizi bagi kelompok rentan anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
- Dilaksanakan secara bertahap mulai Januari 2025 melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
- Program MBG ditargetkan menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Panduan Cara Tukar Baru 2026, Bisa Lewat Website, Aplikasi atau Kantor BI
Baca juga: 2 Remaja Terekam CCTV Curi Kabel Listrik di Depan Gereja Katolik ST Teresia Jambi
Baca juga: Gandeng Tribun Network, V-Green Kerjasama Penyediaan Charging Station Vinfast EV
Baca juga: Turun, Perhiasan di Jambi Rp9.500.000 per Mayam, 13/2/2026 Emas Antam Rp2.904.000 per Gram
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Program MBG, Prabowo: Profesor-profesor Terkenal Ejek Saya dan Dituduh Macam-macam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260213-Presiden-Prabowo-Subianto-tinjau-SPPG-MBG-Polri.jpg)