Berita Viral
Kejamnya Heryanto Jebak Dua Teman Bawa Kardus Berisi Mayat Dina
Terungkap aksi Heryanto dalam pembunuhan Dian Oktaviani (DO), pegawai minimarket yang jasadnya ditemukan di Sungai Citarum, Karawang, Jawa Barat.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM -Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan Dian Oktaviani (DO), pegawai minimarket yang jasadnya ditemukan di Sungai Citarum, Karawang, Jawa Barat.
Pelaku, Heryanto (27), ternyata melibatkan dua temannya dalam proses pembuangan jasad tanpa sepengetahuan mereka.
Kedua teman pelaku itu diketahui bernama Otoy dan Robi.
Berdasarkan keterangan Heryanto kepada penyidik, ia meminta bantuan keduanya untuk membuang kardus yang berisi jasad korban, dengan alasan tidak berkaitan dengan tindak kejahatan.
"(Otoy dan Robi) Gak tahu (dalam kardus adalah mayat). Yakin 100 persen," ujar Heryanto, dikutip dari Tribunnewsbogor.com.
Menurut pengakuannya, kedua temannya itu tidak menaruh curiga. Mereka justru ketakutan karena mendengar alasan yang dibuat-buat oleh Heryanto.
"Bukan kecurigaan, lebih ketakut. Karena kan saya alibinya itu takut kiriman dari orang lain," kata Heryanto.
Setelah membujuk mereka, Heryanto bersama Otoy dan Robi membuang jasad korban di Jembatan Merah Bendungan Jatiluhur, Purwakarta.
Beberapa hari kemudian, jasad DO ditemukan mengambang di aliran Sungai Citarum, Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kecamatan Klari, Karawang, pada Selasa (7/10/2025).
Heryanto kemudian ditangkap aparat di tempat kerjanya, sebuah minimarket di Rest Area 72 Tol Cipularang-Purbaleunyi, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta. Ia digiring ke Mapolres Karawang untuk diperiksa lebih lanjut.
Dalam penyidikan, Heryanto mengaku tak hanya menjebak, tetapi juga membohongi kedua temannya.
Ia menitipkan dua ponsel milik korban kepada Otoy dengan dalih miliknya sendiri.
"Gak di rumah, itu saya bohong lagi ke Otoy, 'Toy ini saya punya 2 handphone, saya titip yah,'" ujar Heryanto.
Menurutnya, Otoy tidak menanyakan apa pun saat menerima titipan tersebut.
"Gak (nanya). Saya bilangnya HP saya gitu, udah dia gak banyak nanya. Kalau HP dititipinnya baru kemarin kalau gak salah," tambahnya.
Sebagai imbalan, Heryanto memberi masing-masing Rp50 ribu kepada Otoy dan Robi.
"Ada (dikasih uang). Rp 50 ribuan, sama Robi tuh Rp 50 ribuan," ucapnya.
| Sosok Supriadi, Napi Korupsi Rp233 M TapiMkepergok Keluyuran ke Coffee Shop |
|
|---|
| Terungkap Isi Curhatan Orangtua Pelaku Pelecehan di UI, Soroti Penyebar Chat |
|
|---|
| Sosok dan Kontroversi Anwar Usman: Eks Hakim MK, Paman Gibran dan Ipar Jokowi |
|
|---|
| Anwar Usman Tak Risih Dipanggil Paman Gibran: Memang Fakta, Bukan Masalah |
|
|---|
| Terpidana Korupsi Kepergok Asyik Ngopi di VVIP Bareng Oknum Syahbandar Viral |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pengakuan-Heryanto-Habisi-Dina-Oktaviani-Rekan-di-Minimarket-Sempat-Rudapaksa-dan-Ambil-Harta.jpg)