Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Alasan Mabes TNI Pilih Damai dan Batalkan Proses Hukum Ferry Irwandi

TNI batal memproses hukum CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, ke pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik dan memilih berdamai.

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunnews.com
KOLASE: (kiri) CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, saat mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (1/9/2025); (kanan) jajaran perwira tinggi TNI dipimpin Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring, saat konsultasi hukum di Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana digital, Senin (8/9/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM - TNI batal memproses hukum CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, ke pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik dan memilih berdamai.

Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan alasan keputusan ini adalah untuk menghindari gejolak dan konflik di masyarakat.

Selain itu, langkah tersebut juga diambil agar tidak muncul hoaks yang berpotensi memecah belah bangsa.

"Termasuk menjaga dari disinformasi dan misinformasi yang bisa menimbulkan gejolak di masyarakat," kata Freddy kepada wartawan, Minggu (14/9/2025).

Komunikasi Langsung dengan Ferry

Freddy menambahkan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Ferry Irwandi.

Hasil komunikasi itu menghasilkan kesepakatan kedua belah pihak untuk saling meluruskan informasi yang tidak benar.

Freddy menyebut hal itu sejalan dengan tekad TNI untuk bersama-sama menjaga keutuhan Indonesia.

"TNI telah berkomunikasi dengan saudara Ferry Irwandi untuk saling meluruskan informasi yang salah, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar, dan menjalani keseharian dengan tenang," ujarnya.

Awal Mula Kasus

Kasus dugaan pencemaran nama baik TNI oleh Ferry Irwandi ramai dibicarakan setelah tiga jenderal TNI mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025) sore.

Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring hadir bersama Danpuspom TNI, Kababinkum TNI, dan Kapuspen TNI.

Kepada wartawan, Brigjen Juinta menyebut maksud kedatangannya adalah untuk konsultasi dengan pihak kepolisian.

"Kehadiran kami di Polda Metro Jaya selain bersilaturahmi dengan sahabat-sahabat kami, teman-teman kami yang ada di sini, kami juga tadi telah melakukan konsultasi dengan saudara-saudara kami di Polda Metro Jaya," ucapnya.

Brigjen Juinta menuturkan, dari hasil patroli siber, TNI menemukan sejumlah fakta yang diduga mengandung unsur tindak pidana yang dilakukan Ferry Irwandi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved