Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Demo di Jakarta

Siapa Sebenarnya Surya? Ditangkap Polisi Terkait Demo di Jakarta, Perannya?

Seorang mahasiswa bernama Surya, yang selama ini dikenal sebagai pemuda aktif di Karang Taruna dan kegiatan keagamaan ditangkap polisi. 

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews
PASCA UNJUK RASA - Petugas melakukan pembenahan Gerbang Tol Pejompongan yang mengalami kerusakan pasca unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/9/2025). Pemprov DKI Jakarta mencatat kerugian atas kerusakan fasilitas publik akibat aksi unjuk rasa beberapa hari lalu mencapai Rp51 miliar. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah cerita ironis mencuat dari balik penangkapan 42 orang yang menjadi tersangka dalam kerusuhan demo di Jakarta

Salah satu di antaranya adalah seorang mahasiswa bernama Surya, yang selama ini dikenal sebagai pemuda aktif di Karang Taruna dan kegiatan keagamaan. 

Namun, potret kesehariannya sebagai sosok yang “tidak neko-neko” dan “masih manja” seketika luntur setelah ia diduga terlibat dalam pembakaran halte Transjakarta.

Lantas, siapa sebenarnya Surya dan apa peran yang membawanya ke dalam pusaran aksi anarkis ini? 

Pria yang masih tercatat sebagai mahasiswa semester enam di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta ini ditangkap polisi beberapa saat.

Penangkapan ini setelah demo berakhir rusuh akhir pekan lalu. 

Dia diciduk bersama tiga orang lainnya: Haris, Irsyad, dan seorang anak di bawah umur berinisial A, di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tak jauh dari rumahnya.

Di mata keluarga dan lingkungan sekitarnya, Surya dikenal sebagai pemuda yang aktif dan tidak memiliki riwayat bermasalah. 

Baca juga: Viral 2 Mahasiswa Terbakar saat Demo dan Bakar Ban di Depan DPRD Seram Bagian Timur

Baca juga: Nasib Bripka Rohmat- Kompol Cosmas, Brimob di Sanksi Demosi- Dipecat dari Polri: Perintah dan Tugas

Baca juga: Geger! Petugas WiFi Temukan Kerangka Manusia di Atap Ruko: Dekat Talang Air

Menurut sang kakak, Putri Anggraini, Surya adalah anggota aktif di Karang Taruna dan kerap mengikuti berbagai kegiatan di kelurahan.

"Adik saya pokoknya kalau ada (kegiatan) di kelurahan tuh selalu ikut serta, apapun kegiatannya," kata Putri. 

"Kadang suka bagi-bagi makanan, pengajiannya, Jumat berkah."

Bahkan, sebelum fokus menyelesaikan kuliahnya, Surya sempat bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). 

Keputusan berhenti diambil setelah ponselnya hilang, membuatnya tak lagi aktif dalam pekerjaan tersebut.

Putri mengaku sangat terkejut saat mengetahui adiknya terlibat aksi anarkis. 

Dia menggambarkan Surya sebagai sosok yang mudah terpengaruh dan belum dewasa. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved