Berita Nasional
12 Poin Pernyataan Prabowo Tanggapi Demo: Cabut Tunjangan DPR hingga Dugaan Makar
Presiden RI Prabowo Subianto menyam paikan sikap resmi pemerintah terkait gelombang aksi demonstrasi masyarakat yang terjadi di sejumlah wilayah
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyam paikan sikap resmi pemerintah terkait gelombang aksi demonstrasi masyarakat yang terjadi di sejumlah wilayah, Ahad (31/8/2025).
Prabowo tampak didampingi sejumlah ketua umum partai politik, seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Selain itu tampak Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Najamudin, Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), serta Sekjen PKS Muhammad Kholid.
Dalam pernyataannya kepada media pada Minggu (31/8/2025), Prabowo menyinggung salah satu isu utama yang menjadi sorotan publik, yaitu rencana pencabutan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Isu mengenai besarnya tunjangan DPR ini memang menjadi salah satu titik kritik massa aksi di Jakarta dan berbagai wilayah lain.
Gelombang demonstrasi besar sejak 25 Agustus 2025 muncul akibat kemarahan masyarakat atas pernyataan sejumlah anggota DPR mengenai gaji serta tunjangan DPR sebesar Rp50 juta, disertai tuntutan reformasi lembaga legislatif.
Situasi semakin memanas pada 28 Agustus 2025 ketika seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), tewas usai tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Peristiwa itu memicu aksi serentak di berbagai daerah, sebagian di antaranya berujung bentrokan yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum di Jakarta, Solo (Jawa Tengah), hingga Makassar (Sulawesi Selatan).
Menyikapi kondisi tersebut, Presiden Prabowo mengundang seluruh ketua umum partai politik ke Istana Negara, Jakarta, Minggu siang.
12 Poin Sikap Presiden, Pimpinan DPR, dan Ketum Parpol
1. Presiden pantau perkembangan situasi
Prabowo menegaskan pemerintah terus mengikuti dinamika terkini di berbagai wilayah Indonesia.
"Terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa lain di Indonesia. Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan menyampaikan pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat," ujarnya dalam konferensi pers.
2. Minta kasus pelindasan pengemudi ojol ditindak tegas
Prabowo memastikan aparat yang terbukti bersalah dalam insiden tewasnya pengemudi ojol akan diberi sanksi tegas, dan meminta polisi menanganinya secara terbuka.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.