Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Ahli IT Terlibat Pembunuhan Kacab Bank: Ternyata Sopir Bos Crazy Rich yang Ramah

Sekitar pukul 02.15 WIB, Minggu (24/8/2025), tim Resmob Polrestabes Semarang dan Polda Metro Jaya mengepung sebuah rumah tersangka pembunuhan.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Seorang Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN berinisial MIP menjadi korban penculikan dan pembunuhan oleh beberapa orang di parkiran minimarket. 

TRIBUNJAMBI.COM - Suasana pada dini hari di Dusun Sendangrejo, Desa Nyatnyono, Ungaran Barat, mendadak gempar. 

Sekitar pukul 02.15 WIB, Minggu (24/8/2025), sebuah tim gabungan Resmob Polrestabes Semarang dan Polda Metro Jaya mengepung sebuah rumah. 

Mereka datang bukan untuk tamu, melainkan untuk mengakhiri pelarian Rahmat, seorang pria yang dikenal ramah namun menyimpan rahasia kelam.

Rahmat ditangkap di rumah temannya, tempat ia bersembunyi dari jerat hukum. 

Warga setempat mengaku terkejut. 

"Sering sepi di sini, tapi malam itu suara ‘permisi, permisi’ terdengar keras," ujar salah satu warga.

Penangkapan Rahmat mengejutkan bukan hanya karena ia bersembunyi, tapi juga karena identitas gandanya. 

Selama lebih dari 15 tahun, Rahmat dikenal sebagai sosok yang bersahaja, suka bercanda, dan aktif di kegiatan kampung. 

Baca juga: Kesaksian Sahabat Ilham Pradipta, Kacab Bank BUMN yang Terbunuh: Padahal Dia Guru Bela Diri Kempo

Baca juga: Rayuan Kubu Lisa Mariana ke Ridwan Kamil Tes DNA Ulang di Singapura: Siap Modali, Kenapa Takut?

Baca juga: Reaksi Istana dan Kapolri Soal Driver Ojol Tewas Dilindas Trantis Brimob, Propam Amankan 7 Personel

"Orangnya baik, suka guyon, nyanyi-nyanyi. Jumat kemarin masih ikut tirakatan HUT RI, sempat dapat hadiah kompor," kenang Sriati Agus, tetangganya di Semarang Timur.

Selama ini, Rahmat dikenal oleh tetangga sebagai "sopir bos" yang sering bepergian ke Jakarta. 

Namun, penyelidikan Polda Metro Jaya mengungkap fakta yang jauh lebih mengerikan. 

Rahmat bukan hanya pelaku lapangan.

Dia adalah ahli IT yang merancang skenario penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta.

Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan Rahmat bertanggung jawab dalam penyusunan tim pengintai.

Termasuk mengatur koordinasi digital antar pelaku. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved