Berita Jambi
Program OPBM Dapat Dukungan, Penutupan TPS Dinilai Terlalu Cepat
Program OPBM dinilai mampu menjadi solusi persoalan sampah di Kota Jambi, namun perlu diimbangi sosialisasi masif kepada masyarakat
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
"Bagi warga yang tidak mampu membayar, kami lakukan subsidi. Sedangkan yang tidak ingin ikut program bisa membuang sampah langsung ke depo yang tersedia," ujarnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa TPS yang ditutup merupakan lokasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekitar serta berada di kawasan jalan protokol.
Menurutnya, TPS yang masih berada di lingkungan permukiman tetap beroperasi dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
"TPS yang masih beroperasi sekitar 400-an. Jadi masyarakat masih bisa membuang sampah ke TPS tersebut atau langsung ke depo bagi yang belum mengikuti program OPBM," kata Maulana.
Ia menegaskan, penutupan TPS saat ini diprioritaskan pada lokasi-lokasi yang dinilai mendesak, seperti TPS yang berada di depan sekolah, kampus, maupun fasilitas publik lainnya.
Terkait besaran iuran OPBM, Maulana mengatakan nominalnya ditentukan melalui musyawarah masyarakat di tingkat lingkungan masing-masing.
Menurutnya, sistem subsidi silang juga akan diterapkan sehingga warga yang tidak mampu tetap dapat memperoleh layanan pengangkutan sampah.
"Kalau ada yang tidak bisa membayar akan disubsidi silang. Prinsipnya tidak ada masyarakat yang tidak terlayani," ungkapnya.
Diskusi tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai kritik dan masukan yang disampaikan peserta. Pemerintah Kota Jambi berharap berbagai saran yang muncul dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan pelaksanaan program OPBM ke depan.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Maulana: Pengelolaan Sampah Kota Jambi Perlu Masukan Bersama, Bukan Sekadar Pro dan Kontra
| 3 Kecamatan di Jambi Diimbau Tampung Air Bersih, Sungai Batanghari Surut |
|
|---|
| 3 Yayasan Pengelola MBG Milik Polisi di Jambi Dilaporkan ke Polda, Diduga Palsukan Dokumen |
|
|---|
| WNA Asal China di Tebo Akan Dideportasi, Diduga Terkait Love Scamming |
|
|---|
| Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan terhadap Kontigen PESPARAWI Provinsi Jambi |
|
|---|
| Jakarta Ramai Demo, Aktivis Mahasiswa di Jambi Belum Bergerak, Masih Urus Internal dan Pemira |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Sosialisasi-Penanganan-Sampah-Jambi.jpg)