Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Kota Jambi

Tolak Ditertibkan, PKL di Kota Jambi Cekcok Dengan Satpol PP

Viral adu mulut antara Pedang Kaki Lima (PKL) dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
CEKCOK-Viral adu mulut antara Pedang Kaki Lima (PKL) dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Viral di media sosial  adu mulut antara pedang kaki lima (PKL) dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi.

Video tersebut viral sejak Senin (6/4/2026) malam dan mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.

Dalam video tersebut, terlihat PKL menolak untuk ditertibkan dan sempat meminta di videokan peristiwa tersebut.

"Videoin bang, videoin bang," ujarnya kepada perekam.

Setelah itu ia sempat memastikan aksinya sudah direkam. "Bang ado videonya bang," ujarnya kepada perekam.

"Ado - ado bang, santai," ujar perekam dan di balas dengan ucapan terima kasih oleh PKL.

Sementara itu, sebagian Sat Pol PP yang lain terlihat mencoba menenangkan PKL dan meminta untuk tidak direkam.

Untuk di ketahui pristiwa tersebut terjadi di atas jembatan Kupu- kupu dekat Kantor Wali Kota Jambi

Dimana Jembatan tersebut berada di sepanjang  Jalan Jend.Basuki Rahmat, jalan tersebut mulai dari Tugu Keris hingga Jembatan Kupu-Kupu 


Di sepanjang jalan tersebut memang terdapat larangan berjualan, hal ini karean untuk area berjualan kaki lima dan jajan malam di pusatkan di seputuran Tugu Keris yang lokasinya tidak terlalu jauh.

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Iper Riyansuni mengonfirmasi penertiban yang sempat viral tersebut memang mendapat perlawanan dari pihak PKL.

Dimana PKL menolak dilakukan penertibang dan mulai memprovokasi.

“Saat kami melakukan tindakan yustisi, terjadi perlawanan yang didahului oleh pihak PKL, sehingga situasi sempat memanas,” ujar Iper Selasa (7/4/2026).

Dikatakan Iper, sebelum terjadinya cekcok tersebut pihaknya sudah memberikan himbauan secara humanis kepada PKL yang ada di sana.

“Selama satu bulan terakhir, setiap malam kami sudah memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak berjualan di lokasi tersebut. Bahkan, surat peringatan juga sudah kami berikan, namun masih ada yang tidak mengindahkan,”  ungkapnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved