Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Kota Jambi

Rumah di Kenali Besar Jambi Terbakar, Anak 6 Tahun Terluka

Kebakaran rumah di Kenali Besar Jambi diduga berasal dari kasur terbakar, satu anak terluka, dan api berhasil dipadamkan dalam 52 menit.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/M Yon Rinaldi
KEBAKARAN-Kebakaran rumah di Kenali Besar Jambi diduga berasal dari kasur terbakar, satu anak terluka, dan api berhasil dipadamkan dalam 52 menit. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen di Jalan Dr. Purwadi, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Senin (6/4/2026) sore.

Peristiwa tersebut dilaporkan warga pada pukul 15.23 WIB.

Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 15.30 WIB, dengan waktu respons tujuh menit.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, turun langsung memimpin operasi pemadaman di lapangan.

Sebanyak 30 personel dari Pleton III Mako dan Posyankar Alam Barajo dikerahkan, didukung armada komando, tiga mobil pemadam, serta satu unit suplai.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat ke lokasi. Setibanya di sana, api sudah membesar di bagian plafon rumah dan berpotensi merambat ke bangunan lain,” ujar Mustari.

Mustari menjelaskan, berdasarkan keterangan awal di lapangan, api diduga berasal dari kasur yang berada di luar rumah dan tersambar sumber api seperti korek atau mancis. Material kasur yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan menjalar ke bagian plafon rumah.

“Api awalnya dari luar rumah, dari kasur yang terbakar, kemudian merambat ke plafon. Karena materialnya mudah terbakar, api cepat membesar,” jelasnya.

Dalam situasi tersebut, seorang anak berusia 6 tahun, Kairan Al Gaisan Abkorri, sempat mencoba memadamkan api dengan mengambil air menggunakan gayung. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api sudah membesar dan disertai asap tebal.

“Anak tersebut sempat berusaha memadamkan api, tetapi karena kondisi api sudah besar, justru terkena percikan api di bagian wajah,” kata Mustari.

Korban kemudian langsung dibawa keluarganya ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pemilik rumah, Agus Lisya I (40), juga sempat berupaya memadamkan api menggunakan selang air. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Keluarga akhirnya menghubungi layanan darurat 112 dan call center Damkar untuk meminta bantuan.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa kabel listrik yang masih beraliran arus di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan petugas saat melakukan penyemprotan air.

“Kami sempat terkendala kabel listrik yang masih aktif. Ini sangat berisiko, sehingga kami langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik,” ujar Mustari.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved