Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kesulitan Nelayan Tanjabtim

Nelayan Tanjabtim Kena 'Jebakan' BBM, Beli Solar Subsidi di Kios Jauh dan Mahal

Sejumlah nelayan mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi. Kondisi itu tak hanya dirasakan di Pangkal Duri Ilir

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
Tribunjambi.com
Tribun Jambi edisi Jumat 27 Maret 2026, irono nelayan pesisir timur Jambi dan solar subsidi. 

Saat angin kencang dan gelombang tinggi, nelayan memilih tak melaut.

Risiko terlalu besar untuk dipertaruhkan.

Dalam kondisi cuaca baik, penghasilan nelayan bisa mencapai Rp700 ribu hingga Rp800 ribu per hari.

Namun angka itu tak pernah pasti.

“Kalau ombak besar, tidak sanggup. Selain berbahaya, menarik jaring juga berat,” ujar Ibnu.

Sebagai alternatif, Haidir memilih mencari ikan dengan cara togok atau nogok di sungai.

Cara itu dilakukan dengan memasang jaring menggunakan pancang, tanpa harus ke laut.

“Kalau tidak ke laut, kami cari udang di sungai pakai togok,” katanya.

Biasanya, Haidir berangkat melaut sejak pukul 06.00 WIB dan kembali sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun cuaca kerap memaksa rencana berubah.

Jika gelombang tiba-tiba meninggi, ia dan nelayan lain memilih mencari tempat aman.

Mereka berteduh di sungai atau wilayah terlindung hingga laut kembali bersahabat.

“Kadang bisa pulang sampai malam kalau cuaca tak kunjung reda,” tuturnya. (Tribun Jambi/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Tabir Gelap Kematian Dedi di Jambi: Sederet Kejanggalan dan Dugaan Rekayasa

Baca juga: 2 Jasad Misterius Gegerkan Jambi: Dari Tepi Jalan Hingga Pesisir Pantai

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved