Human Interest Story
Ramai Peziarah Bersihkan Makam hingga Tabur Bunga jelang Ramadan di Jambi
Pada Sabtu (14/2/2026) pagi, para peziarah terlihat ramai datang ke Pemakaman Umum Kebun Jahe, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjelang bulan suci Ramadan, kompleks pemakaman muslim di Kota Jambi ramai diziarahi.
Kendaraan-kendaraan para peziarah terparkir di pinggir jalan luar area makam. Mereka datang dari berbagai daerah.
Beberapa penjaja bunga berdiri di pintu masuk. Di sana, mereka menawarkan bunga untuk peziarah.
Bunga-bunga itu sudah dikemas dalam plastik. Kadang dicampur dengan daun pandan, aromanya tercium ketika hidung mendekati plastik yang para penjual bunga itu jajakan.
Ziarah kubur, atau sebagian masyarakat Jambi juga menyebutnya dengan nyekar.
Nyekar berasal dari kata sekar yang berarti bunga. Dalam pelaksanaannya, ada saat para peziarah menabur bunga di atas makam orang yang telah meninggal, sebagian besar keluarga.
Umumnya, para peziarah akan membersihkan makam-makam. Mereka menyempatkan diri membaca doa.
Terakhir, mereka membersihkan nisa, menyiram air, menabur bunga di atas tanah makam tersebut.
Ziarah kubur menjadi satu di antara satu tradisi yang dilakukan sebagian besar umat Islam, termasuk di Kota Jambi.
Di Kota Jambi, biasanya satu pekan sebelum bulan Ramadan, banyak para peziarah datang ke makam orang tua maupun kerabatnya.
Para peziarah itu mendoakan orang-orang yang telah pergi lebih dulu, juga membersihkan makam tersebut.
Peziarah datang beramai-ramai bersama dengan keluarga maupun kerabat.
Pada Sabtu (14/2/2026) pagi, para peziarah terlihat ramai datang ke Pemakaman Umum Kebun Jahe, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.
Mursid, warga Kota Jambi sejak pukul sembilan pagi sudah datang ke pemakaman.
Dia bersama dengan istri dengan telaten membersihkan makam-makam keluarganya yang jaraknya saling berdekatan.
| Cerita Sopir Travel Jambi Lima Kali Sepekan Bermalam di SPBU demi Dapat Solar |
|
|---|
| Pelari Bandung Taklukkan Puncak Kerinci Tiga Jam di Ajang Kerinci 100 |
|
|---|
| 5 Fakta Unik Ibu-Ibu Balap Motor Viral pada Momen Idulfitri di Merangin |
|
|---|
| Masjid Magat Sari: dari Sejarah hingga Tradisi Nasi Minyak saat Ramadan |
|
|---|
| Mengenal Tradisi Mantai Kerbau di Merangin dalam Menyambut Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Ziarah-Kubur-2026.jpg)