Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Guru SMK di Tanjabtim Dikeroyok

Kali Kedua Guru Agus tak Hadir Mediasi meski Siswa SMK Tanjabtim Sudah Datang

Agus Saputra (38), guru Bahasa Inggris SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tidak menghadiri agenda mediasi lanjutan

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
TAK HADIR MEDIASI - Agus Saputra, Guru SMK Negeri 3 Tanjab Timur yang dikeroyok siswanya, tidak menghadiri mediasi di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Senin (9/2/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Untuk kedua kalinya, Agus Saputra (38), guru Bahasa Inggris SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tidak menghadiri agenda mediasi lanjutan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Senin (9/2/2026).

Akibatnya, upaya penyelesaian kasus dugaan kekerasan fisik antara guru dan siswa yang terjadi beberapa waktu lalu kembali tertunda.

Pertemuan yang sedianya mempertemukan pihak guru dan siswa tersebut hanya dihadiri perwakilan siswa berinisial LF (16).

Berdasarkan pantauan Tribun Jambi, siswa LF datang bersama ayah kandung serta kuasa hukumnya sejak pagi hari.

"Kami memenuhi undangan, tapi rupanya dari pihak guru (Agus Saputra) belum datang," ujar Dian Burlian, kuasa hukum keluarga siswa.

Dian menyatakan pihaknya menyayangkan ketidakhadiran Agus Saputra.

Hingga kini, mereka belum menjalin komunikasi dengan pihak guru dan tidak mengetahui alasan ketidakhadirannya.

"Sejauh ini, kita belum ada komunikasi dengan pihak guru Agus dan memang tidak ada keterangan ketidakhadirannya. Perwakilannya juga tidak ada," jelasnya.

Ini merupakan kali kedua Agus Saputra tidak hadir dalam proses mediasi.

Terkait hal tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum memberikan keterangan secara rinci.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kemudian menjadwalkan ulang mediasi lanjutan pada Kamis (12/2/2026).

Mediasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kedua belah pihak guna mencari solusi atas perkara yang saat ini masih diproses di Polda Jambi.

"Mediasi akan diatur pada Kamis nanti tanggal 12 akan ada pertemuan dan dijadwalkan kita bertemu.

"Mungkin nanti akan ada kesepakatan dan saling cabut laporan,” ujarnya, Senin (9/2).

Dian menuturkan, proses menuju perdamaian masih berada pada tahap perumusan kesepakatan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved