Guru SMK di Tanjabtim Dikeroyok
Dua Kali Mangkir Mediasi, PGRI Jambi Minta Guru Agus Membuka Hati
Guru Agus kembali mangkir dari mediasi kasus perkelahian di SMKN Tanjabtim sehingga PGRI Jambi meminta ia melembutkan hati demi perdamaian.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Mediasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dalam kasus perkelahian antara guru dan siswa di SMK Negeri 3 di Tanjung Jabung Timur tidak dihadiri oleh guru Agus Saputra pada Senin (9/2/2026).
Ketidakhadiran guru yang terlibat perkelahian tersebut disayangkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jambi.
Nanang Sunarya, Ketua PGRI Provinsi Jambi, mengatakan mereka berharap Agus dapat membuka dan melapangkan hati dalam menyikapi kasus yang sedang ia hadapi.
Hal tersebut, kata Nanang, demi terciptanya kebaikan melalui jalur perdamaian.
“Kita kedepankan horizon ilahiah yang saling memaafkan,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Menurut Nanang, mediasi adalah instrumen hukum yang resmi dan memiliki keselarasan dengan nilai kemanusiaan serta ketuhanan.
Apalagi dalam waktu dekat memasuki bulan Ramadan, yang diyakini membawa banyak keberkahan.
“Hari baik ketika nan elok, di pintu Ramadan yang memiliki banyak keistimewaan, kita berharap Pak Agus bisa melembutkan pikiran dan hati untuk kebaikan bersama,” ujarnya.
Untuk diketahui, pertemuan mediasi yang seharusnya mempertemukan siswa dan guru itu hanya dihadiri perwakilan siswa LF.
Siswa LF diwakili ayah kandung serta kuasa hukum yang datang ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi sejak pagi. Mereka menyayangkan ketidakhadiran pihak guru yang bermasalah tersebut.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menjadwalkan pertemuan mediasi lanjutan terkait kasus dugaan pengeroyokan guru dan penganiayaan siswa di SMK Negeri Tanjung Jabung Timur.
Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/2/2026) mendatang.
Mediasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kedua belah pihak, yakni guru Agus Saputra dan siswa LF, guna mencari titik temu penyelesaian perkara yang kini masih bergulir di Polda Jambi.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Mediasi Kasus Guru dan Siswa di Tanjabtim Dijadwalkan Kamis Pekan Depan
Baca juga: Pertemuan Siswa–Guru di Disdik Jambi Batal, Guru Agus Saputra Tidak Hadir
| Kasus Siswa dan Guru SMK di Tanjabtim, Kuasa Hukum: Mediasi Gagal |
|
|---|
| Mediasi Gagal, Penasehat Hukum Siswa LF akan Datangi Polda Jambi |
|
|---|
| Disdik Provinsi Jambi Mediasi Guru dan Siswa SMKN 3 Tanjab Timur |
|
|---|
| Disdik Jambi Pastikan Semua Pihak Hadiri Mediasi Pada Kamis Mendatang |
|
|---|
| Kali Kedua Guru Agus tak Hadir Mediasi meski Siswa SMK Tanjabtim Sudah Datang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Agus-Saputra-Guru-SMK-Negeri-3-Tanjab-Timur-yang-dikeroyok-siswanya.jpg)