Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Al Haris Jawab soal Proyek Flyover Simpang Mayang yang Rencananya Mulai 2026

Gubernur Jambi, Al Haris menjawab soal rencana pembangunan jalan layang atau flyover Simpang Mayang yang kini kian hilang kabarnya.

Tayang:
Tribunjambi.com/Ilustrasi
ILUSTRASI - Gubernur Jambi menjawab soal rencana pembangunan jalan layang atau fly over Simpang Mayang yang kian hilang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris menjawab soal rencana pembangunan jalan layang atau fly over Simpang Mayang yang kini kian hilang kabarnya.

Al Haris sebelumnya merencanakan pembangunan flyover di wilayah Kota Jambi yang akan difungsikan sebagai jalur lintas penghubung dari kabupaten menuju pusat kota.

Rencana tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri rapat bersama DPRD Kota Jambi, tahun lalu, tepatnya pada Kamis (29/5/2025).

Ia mengungkapkan bahwa pembahasan awal proyek flyover telah dilakukan dan akan segera ditindaklanjuti.

"Sudah dibahas, insya Allah jalan di tahun 2026," ungkap Al Haris saat itu.

Flyover yang direncanakan akan dibangun di kawasan Simpang Mayang tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan kebutuhan anggaran mencapai kurang lebih Rp190 miliar.

Jalan layang ini nantinya akan menghubungkan Simpang Mayang di Kota Jambi hingga Simpang Pal 10 yang berada di perbatasan Kabupaten Muaro Jambi, sehingga diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas dari daerah penyangga menuju Kota Jambi.

Namun, teranyar, rencana itu justru beralih dengan pembangunan jalan layang di Pal 10.

Terkait rencana pembangunan flyover di Simpang Mayang, Al Haris menegaskan hingga kini belum ada agenda pembangunan di lokasi tersebut.

“Awalnya ada, karena memang kita menganggap bahwa ada kebutuhan lain,” tuturnya, saat diwawancarai di rumah dinasnya, Kamis (8/1/2026) kemarin.

Ia mengakui kawasan Simpang Mayang memang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, namun menurutnya kondisi tersebut belum tergolong parah.

“Kalau Simpang Mayang itu memang ada krodit tapi tidak fatal, paling ada sejenak macet itu biasalah,” ujarnya.

“Yang namanya kota ya pasti ada macetnya, tapi tidak krodit, tidak sampai jam-jam tidak,” lanjutnya.

Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo turut mengakui bahwa proyek fly over Simpang Mayang memang belum masuk penganggaran meski desainnya telah disiapkan.

Hal itu disebabkan masih adanya kendala, salah satunya pembebasan lahan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved