Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Tragedi di Lapas Jambi, Napi Narkoba Tergantung Tanpa Nyawa di Kamar Mandi

Seorang narapidana Lapas Kelas IIA Jambi berinisial HR (52), yang tengah menjalani hukuman kasus narkoba, ditemukan dalam kondisi meninggal

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: asto s
Tribun Jambi
ILUSTRASI tahanan meninggal di Lapas Jambi. 

*) Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan untuk anjuran melakukan tindakan. Apabila Anda atau orang di sekitar saat ini mengalami depresi atau keinginan bunuh diri, jangan putus asa. Depresi dan gangguan kejiwaan dapat pulih dengan bantuan profesional kesehatan mental. Temukan informasi mengenai bagaimana menjaga kesehatan mental dan menghubungi layanan profesional di laman Pencegahan Bunuh Diri Into The Light Indonesia di www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Napi Lapas Jambi ditemukan dalam kondisi tergantung tanpa nyawa di kamar mandi sel tahanan.

Seorang narapidana Lapas Kelas IIA Jambi berinisial HR (52), yang tengah menjalani hukuman atas kasus narkoba, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (30/11/2025) pagi. 

HR dinyatakan dead on arrival (DOA) saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi oleh anggota Polsek Kota Baru bersama staf Lapas sekitar pukul 09.30 WIB. 

Hal itu tercantum dalam Surat Keterangan Kematian yang diterbitkan pihak rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, HR ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar mandi sel tahanan Blok A1 sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga binaan lain. 

Penemuan itu langsung dilaporkan kepada petugas, sebelum korban dievakuasi keluar lapas.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, menuturkan korban sudah tidak bernyawa saat ditemukan.

"Ya, ditemukan subuh oleh teman satu kamar binaannya dalam keadaan tergantung dan sudah tidak bernyawa," tuturnya, Minggu (30/11/2025).

Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukanadanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri.

"Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari luar pada tubuh jenazah," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah HR dibawa ke RS Bhayangkara Jambi
Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian. 

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga yang berdomisili di Perumahan Bougenville, Kota Jambi.

"Kita kembalikan jenazah ke pihak keluarga karena mereka menolak diautopsi. Dugaan sementara bunuh diri," kata Jimi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved