Korban Begal di Jambi Diamputasi
Remaja Korban Begal di Jambi Trauma dan Kondisinya Menurun Pasca Operasi
Kondisi F (13), remaja korban dugaan pembegalan di kawasan Taman Sungai Handil Jaya, Kota Jambi, dilaporkan menurun pasca menjalani operasi
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kondisi F (13), remaja korban dugaan pembegalan di kawasan Taman Sungai Handil Jaya, Kota Jambi, dilaporkan menurun pasca menjalani beberapa kali operasi.
Sang ibu, Aci Cendrawati, menyebut anaknya juga masih trauma berat usai kakinya diamputasi.
Dia mengatakan, anaknya telah menjalani beberapa operasi.
Baca juga: Saksi Kata, Remaja Korban Begal di Jambi: Jangan diamputasi, Ma
“Kata dokter rumah sakit, anakku menjalani beberapa operasi,” katanya.
Dia menuturkan, hal itu bertujuan untuk mengecek sel di kaki anaknya.
“Sel mati di kakinya harus dicek, sebab itu dioperasi, namun saat ini kondisinya menurun,” tuturnya.
Aci menjelaskan, anaknya trauma atas insiden yang menimpanya.
“Dia masih tidak terima kakinya diamputasi, dia menangis, sangat terpukul. Aku hanya bisa bilang ‘sabar ya abang, mama juga sedih’,” jelasnya.
Baca juga: Tangisan Ibu Korban Begal di Jambi, Anaknya Diamputasi karena Luka Serius
Latar Belakang Kasus
Seorang remaja di Jambi diduga menjadi korban pembegalan pada Selasa (16/9/2025) dini hari di kawasan Taman Sungai, Kota Baru.
Peristiwa itu mengakibatkan korban mengalami luka parah hingga harus kehilangan kaki.
Polisi masih menyelidiki kasus ini setelah orang tua korban melaporkannya ke Polresta Jambi.
Karena korban masih di bawah umur dan belum dapat dimintai keterangan, penyelidikan masih terus berjalan.
Dugaan sementara, korban dikejar hingga mengalami kecelakaan dan kehilangan sepeda motornya.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/korban-begal-jambi-blur.jpg)