Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Siswa Keracunan di Muaro Jambi

Kata BBS hingga Al Haris soal Kasus Keracunan MBG di Muaro Jambi

Lebih dari seratus siswa menjadi korban keracunan soto makan bergizi gratis atau MBG di Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (30/1/2026) sore.

Penulis: tribunjambi | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
KERACUNAN - Potret Rumah Sakit Ahmad Ripin Muaro Jambi, Sabtu (31/1/2026). Dampak insiden keracunan massal hidangan soto dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, meluas. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Lebih dari seratus siswa menjadi korban keracunan soto makan bergizi gratis atau MBG di Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (30/1/2026) sore.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pada Sabtu (31/1/2026) pagi, kembali ada sejumlah siswa yang merasakan gejala serupa, seperti mual, pusing, muntah, diare, serta keluhan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, dr Aang Hambali, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penambahan pasien.

"Jumlahnya belum tau. Yang jelas ada penambahan," kata Aang.

Ia menjelaskan, pada hari sebelumnya hingga malam tercatat sebanyak 130 siswa mengalami keracunan.

Sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih harus menjalani perawatan inap.

Untuk pasien yang dirawat, mereka ditempatkan di beberapa ruangan, yakni Bangsal Obgyn sebanyak 35 orang, Bangsal Bedah 41 orang, serta Bangsal Interna 6 orang.

"Total semuanya termasuk yang tidak rawat inap ada 130-an orang siswa. Tapi yang rawat inap ada 82 orang," katanya.

"Yang rawat inap ada 14 orang yang sudah diperbolehkan pulang," sambungnya.

Bupati hingga Gubernur Angkat Bicara

Para siswa tersebut diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi soto dari MBG yang berasal dari SPPG Yayasan Aziz Rukiyah Amanah.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi.

Didampingi Wakil Bupati Junaidi Mahir, Sekda Budhi Hartono, Kadinkes Muaro Jambi Aang Hambali, serta sejumlah kepala OPD, BBS berkomunikasi langsung dengan para korban dan orang tua mereka.

Dalam kesempatan itu, BBS memastikan bahwa seluruh biaya perawatan para korban akan ditanggung pemerintah daerah.

"Kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama kami saat ini.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved