Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Harga BBM

BBM Nonsubsidi Naik, Usaha Rental di Muara Bulian Masih Stabil

Kenaikan harga BBM belum berdampak signifikan terhadap usaha rental kendaraan di Muara Bulian karena biaya bahan bakar ditanggung penyewa.

|
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
STABIL-Kenaikan harga BBM nonsubsidi belum berdampak signifikan terhadap usaha rental kendaraan di Muara Bulian karena biaya bahan bakar ditanggung penyewa. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi belum berdampak signifikan terhadap usaha rental kendaraan di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Minggu (19/4/2026).

Kenaikan harga BBM nonsubsidi di Indonesia terjadi karena harganya mengikuti mekanisme pasar bebas yang sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia akibat eskalasi ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. 

Selain itu, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat turut membuat biaya impor bahan baku minyak menjadi lebih mahal.

Hal ini membuat badan usaha seperti Pertamina harus melakukan penyesuaian harga jual eceran secara berkala sesuai dengan formula dari Kementerian ESDM untuk mencegah kerugian dan menjaga keamanan pasokan energi nasional.

Sejumlah pelaku usaha mengaku aktivitas bisnis mereka masih berjalan normal dan belum mengalami penurunan permintaan.

Sahidin (79), pemilik usaha rental di Muara Bulian, mengatakan belum merasakan dampak langsung dari kenaikan harga BBM. Ia menyebut, permintaan penyewaan kendaraan masih tetap ada seperti biasa.

"Untuk saat ini belum ada pengaruh, masih ada yang merental dan usaha masih berjalan lancar," katanya. 

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena usahanya hanya menyediakan kendaraan, sementara biaya bahan bakar ditanggung oleh penyewa. 

Hal itu membuat kenaikan harga BBM belum memberikan efek terhadap operasional usahanya.

"Kami ini hanya penyedia fasilitas, untuk BBM itu biasanya ditanggung penyewa, jadi belum terasa dampaknya," ujarnya. 

Meski demikian, ia mengaku tetap memantau perkembangan harga BBM ke depan. Ia tidak menutup kemungkinan akan ada penyesuaian jika kondisi terus berubah.

"Kalau nanti memang ada dampaknya, mungkin akan terasa ke depannya," tambahnya.

Untuk tarif, ia menetapkan harga sewa sebesar Rp300.000 per hari untuk penggunaan di dalam daerah.

Sementara untuk penggunaan luar daerah, harga disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara pemilik dan penyewa.

"Kalau di luar daerah, biasanya tergantung negosiasi," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved