Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Usai Kemacetan Panjang, Jalan Tembesi Menuju Sarolangun Lancar

Jalur Vital Tembesi–Sarolangun Lumpuh 17 Jam, Truk Batubara Rusak Picu Kemacetan Panjang.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Khusnul Khotimah
KEMACETAN-Jalur Vital Tembesi–Sarolangun Lumpuh 17 Jam, Truk Batubara Rusak Picu Kemacetan Panjang. Kini kondisi lalu lintas mulai lancar. 

TRIBUNJAMBI.COM -Lumpuhnya arus lalu lintas selama belasan jam di ruas Jalan Tembesi menuju Sarolangun di Kabupaten Batang Hari akhirnya dapat diatasi.

Kejadian bermula saat sebuah truk batu bara mengalami patah as roda atau as trombong di badan jalan.

Posisi kendaraan yang tidak bisa digerakkan membuat akses dari dua arah langsung terhenti.

Dalam waktu singkat, antrean kendaraan mulai mengular.

Tidak hanya truk angkutan, mobil pribadi hingga kendaraan kecil ikut terjebak dalam kemacetan yang terus memanjang.

Dari dokumentasi video yang beredar, terlihat kondisi di lapangan sangat padat. Kendaraan berhimpitan tanpa celah, memenuhi seluruh badan jalan, bahkan meluas ke sisi kanan dan kiri jalur.

Situasi tersebut memaksa petugas kepolisian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Upaya ini juga melibatkan masyarakat setempat yang turut membantu mengurai kemacetan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang Hari, Agung Prasetyo, menyebut kemacetan mulai terpantau sekitar pukul 11.00 WIB.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan truk menjadi penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas.

Namun dalam praktiknya, kondisi di lapangan berkembang menjadi lebih kompleks.

Panjang antrean kendaraan diperkirakan mencapai sekitar 10 kilometer.

Hal ini menunjukkan tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur tersebut dalam waktu bersamaan.

Upaya penanganan segera dilakukan dengan menurunkan personel Satlantas, dibantu Polsek Batin XXIV serta Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari. Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah awal untuk mengurai kepadatan.

Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah. Salah satu kendala terbesar adalah sulitnya menghadirkan alat berat ke lokasi kejadian.

Kepadatan kendaraan membuat jalur menuju titik macet tertutup. Akibatnya, alat berat yang diperlukan untuk menarik truk rusak tidak bisa segera menjangkau lokasi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved