Selasa, 7 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kebakaran Ruko di Kenali Asam

Dikira Ada Pencuri, Ternyata Dua Kios di Kota Jambi Terbakar

Suara mencurigakan yang terdengar seperti seseorang sedang membongkar pintu membuat Suryati, warga di depan SMPN 18 Kota Jambi, mengira ada pencuri.

|
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi
KEBAKARAN - Suara mencurigakan yang terdengar seperti seseorang sedang membongkar pintu membuat Suryati, warga di depan SMPN 18 Kota Jambi, mengira ada pencuri. Ternyata Kebakaran. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Suara mencurigakan yang terdengar seperti seseorang sedang membongkar pintu membuat Suryati, warga di depan SMPN 18 Kota Jambi, mengira ada pencuri

Namun saat ia keluar bersama suaminya untuk mengecek, ternyata dua kios milik kakaknya, Nikma, sudah dilalap api. 

Kebakaran itu terjadi pada Senin malam (11/8/2025), dan menghanguskan kios beserta seluruh isinya.

Baca juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Toko Jahit di Kota Jambi, Pemilik Rugi Besar

Nikma, sang kakak memang tinggal agak sedikit jauh dari tempat tinggalnya.

Kondisi membuat ia langsung berteriak memanggil kakanya yang berjarak kurang lebih 20 meter dari tempat tinggalnya.

Sementara itu, Nikma mengaku kepada Tribunjambi.com ia merasa hampir pingsan saat mengetahui kios miliknya terbakar.

Diceritakan Nikma, sebelum pindah ke rumahnya saat ini ia dan suami tinggal di kios tersebut. 

Dimana saat itu awal-awal ia berumah tangga.

Baca juga: Damkartan Kota Jambi Ungkap Kebakaran Dua Kios di Pal 8 Akibat Korsleting Listrik

Ia pindah ke rumah baru yang berada di sekitar 20 m dari kios tersebut sekitar 12 tahun terahir ini.

"Rumah ini kami buat tahun 1991, kala itu saya baru menikah dan baru belajar hidup mandiri, namun hari ini terbakar semua," kenangnya.

Kios dua pintu tersebut memang terlihat hangus terbakar tanpa ada sisa, bahkan mesin jahit dan semua dagangan yang ada disana juga tidak ada yang bisa di fungsikan.

Kios yang di bagun sejak 1991 tersebut memang masih mempertahankan bentuk dan material aslinya, yaitu terbuat dari kayu, sehingga memang mudah terbakar.

Saat ini kios yang awalnya rumah tersebut di bagi menjadi dua bagian, satu di sewakan ke tukang jahit, yang satu pintu digunakan Nikma untuk berjualan manisan.

Namun,  walaupun sudah habis terbakar Nikma masih tetap bersyukur karena tidak merembet ke rumah keluarganya yang lain.

"Beruntung angin tadi malam tidak kencang, dan pihak damkar juga terlebih dahulu menyiram rumah yang ada di sekitar," ujarnya.

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved