Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

KISAH Prada Lucky Pulang dalam Peti, Janji Ayah Tuntut Keadilan

Janji Ayah Prada Lucky Mengejar Keadilan Hingga Akhir Hayat atas kematian putranya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
ist
TERIAK Ayah Prada Lucky Lihat Anaknya Tewas Dibantai Senior, Baru 2 Bulan Jadi TNI: Nyawa Taruhannya 

TRIBUNJAMBI.COM -Siang itu, Rabu (6/8/2025), di ruang pemulasaraan RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, suara isak tangis memecah kesunyian.

Tubuh Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) terbujur kaku.

Pemuda yang baru meniti karier sebagai prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere itu kini pulang bukan untuk disambut sorak keluarga, melainkan untuk dimakamkan.

Ayahnya, Sersan Mayor Christian Namo, berdiri di samping peti. Tatapannya kosong, suaranya bergetar. 

Ia seorang prajurit TNI aktif di Kodim 1627 Rote Ndao, tetapi kali ini bukan dalam kapasitas sebagai anggota militer. Ia adalah seorang ayah yang kehilangan anaknya. 

“Anak saya sudah tidak ada. Saya akan kejar pelakunya sampai ke mana pun. Saya tuntut keadilan,” ujarnya.

Kondisi jenazah Prada Lucky memperlihatkan luka-luka yang tidak wajar. 

Ada lebam di dada, perut, dan punggung. Di tangan dan kaki, tampak bekas seperti sundutan rokok. 

Menurut ayahnya, luka itu bukan akibat latihan, melainkan tanda bahwa sang anak mengalami penganiayaan berat.

Informasi yang terhimpun dari laporan internal militer menyebut, sebelum menghembuskan napas terakhir pada pukul 11.23 Wita, Rabu (6/8), Prada Lucky sempat menjalani hari-hari penuh kekerasan di barak. 

Sebanyak 20 personel diduga terlibat, berpangkat dari Letnan Dua hingga Prajurit Satu. Sebagian memukulnya dengan selang, sebagian lagi dengan tangan kosong.

Pemicu awal peristiwa itu disebut berasal dari tuduhan penyimpangan seksual yang diarahkan kepada Prada Lucky dan seorang rekannya. 

Namun, alih-alih menunggu proses hukum, beberapa senior mengambil tindakan sendiri. 

Malam pada akhir Juli, pemeriksaan berubah menjadi ajang kekerasan.

Prada Lucky sempat mencoba melarikan diri dan bersembunyi di rumah ibu asuhnya, Ibu Iren, tetapi ditemukan dan dibawa kembali. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved