Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

News

Suami Tewas Tanpa Kepala di Kalsel, Ternyata Dihabisi Istri Gegara Cemburu

Kasus pembunuhan menggemparkan terjadi di Dusun Oman, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Istt
DIHABISI ISTRI - Seorang pria berinisial DI (34) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, dengan kepala dan tangan terpisah dari tubuhnya di Kalimantan Selatan 

TRIBUNJAMBI.COM – Kasus pembunuhan menggemparkan terjadi di Dusun Oman, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Seorang pria berinisial DI (34) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, dengan kepala dan tangan terpisah dari tubuhnya.

Peristiwa ini terungkap pada Rabu (16/7/2025), ketika warga menemukan jasad DI di area hutan dekat aliran Sungai Kuman, RT 5 Desa Paramasan Atas. 

Potongan kepala dan tangan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi utama kejadian.

Pihak kepolisian menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yaitu istri korban berinisial FT (28) dan kakak kandung FT yang berinisial PP. Keduanya kini telah ditahan dan dijerat pasal pembunuhan berencana.

Baca juga: Jokowi Diperiksa di Polresta Solo Terkait Ijazah Palsu, Bawa Dokumen dari SD-Sarjana

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, dalam konferensi pers pada Senin (21/7/2025), menyampaikan bahwa motif utama pembunuhan diduga dipicu oleh rasa cemburu dan dendam berkepanjangan.

“Motifnya karena rasa cemburu dan sakit hati. Kedua pelaku merupakan istri dan kakak kandungnya. Mereka melakukan pembunuhan secara bersama-sama,” jelas Kapolres.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula ketika korban, istrinya, anak, serta rombongan sedang menuju tempat kerja di hutan. 

Di tengah perjalanan, terjadi percekcokan antara korban dan FT karena korban diduga cemburu terhadap hubungan istrinya dengan rekan kerja serta saudaranya sendiri.

Cekcok tersebut semakin memanas di tepi Sungai Kuman. 

Korban disebut memukul FT hingga terjatuh. Dalam kondisi terdesak, FT lantas mengambil sebilah parang dan menyerang wajah korban.

Tak lama kemudian, PP yang berada di dekat lokasi langsung ikut menyerang menggunakan parang dan belati. 

Leher korban digorok hingga terputus, sementara tangan kirinya dibacok FT hingga terlepas. 

Kepala korban dibuang sekitar tujuh meter dari lokasi tubuh ditemukan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved