Berita Kota Jambi
Sekolah di Jambi Terima Chromebook, Tapi Pemanfaatan Masih Terbatas
Enam sekolah menengah atas di Kota Jambi menerima bantuan Chromebook dari Kemendikbudristek, namun pemanfaatannya belum maksimal.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Enam sekolah menengah atas di Kota Jambi menerima bantuan Chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), namun pemanfaatannya belum maksimal karena terkendala koneksi internet dan keterbatasan aplikasi.
Enam sekolah tersebut yaitu SMAN 12 Kota Jambi, SMAS Muhammadiyah, SMAN 4 Kota Jambi, SMAN 5 Kota Jambi, SMAN 10 Kota Jambi dan SMAS YPWI Muslimat.
Saat ini, seperti diketahui Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendidbudristek pada priode tahun 2019 sampai dengan 2022.
Baca juga: INVESTASI Google ke Gojek Larinya Chromebook? Kejagung Curigai Dana Rp16 T yang Bikin Heboh
Di tengah bergulirnya kasus tersebut, ternyata penggunaan Chromebook di sekolah tidak berjalan maksimal. Di SMAN 5 Kota Jambi misalnya.
Kepala SMAN 5 Kota Jambi, Salim mengatakan bahwa sekolahnya mendapatkan pengadaan sebanyak 15 unit Chromebook dari Kementrian pada tahun 2022.
"Dari 15 unit ini penggunanya beberapa guru masih menggunakannya untuk pembelajaran," kata dia Rabu (16/7/2025).
Namun sayang, penggunaan Chromebook tersebut untuk aktivitas pembelajaran masih belum maksimal.
Hal tersebut lantaran Chromebook sendiri masih sangat tergantung dengan internet.
Baca juga: KOK BISA Nadiem Makarim Masih Jadi Saksi, Padahal Pengadaan Chromebook Instruksinya, Kejagung: Belum
Selain itu, Salim juga mengatakan bahwa Chromebook tidak bisa menjalankan software berbasis Windows atau MacOS, seperti Microsoft Office versi penuh, Adobe Premiere, atau Photoshop.
"Ada beberapa kekurangan pertama hanya terbatas online, kedua tidak ada Microsoft dan kemudian penyimpanan kecil. Jadi kalau download sumber pembelajaran guru tidak bisa disimpan di sana," ungkapnya.
Sehingga untuk penggunaan Chromebook tersebut sangat terbatas dan jarang digunakan.
Saat ini 15 unit Chromebook di SMAN 5 Kota Jambi, dijelaskan Salim dalam kondisi baik.
"Kondisi sekarang oke, masih bisa digunakan. Hanya penggunaannya saja. Dan juga jumlahnya tanggung karena jumlah 15 unit kalau mau dipakai satu kelas yang 36 siswa jadi tanggung," jelasnya.
Update berita Tribun Jambi di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.