Berita Internasional

40 RUDAL Mematikan Iran Meluncur ke Israel: Serangan Balasan dan Peringatan Piagam PBB

Korps Garda Revolusi Iran menyatakan telah meluncurkan 40 rudal ke wilayah Israel sebagai balasan atas serangan Amerika ke situs nuklir Iran. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi
Korps Garda Revolusi Iran menyatakan telah meluncurkan 40 rudal ke wilayah Israel sebagai balasan atas serangan Amerika ke situs nuklir Iran.  Sebagian rudal yang diluncurkan adalah rudal terbesar Iran, Khorramshahr-4. 

40 RUDAL Mematikan Iran Meluncur ke Israel: Serangan Balasan dan Peringatan Piagam PBB

TRIBUNJAMBI.COM -  Korps Garda Revolusi Iran menyatakan telah meluncurkan 40 rudal ke wilayah Israel sebagai balasan atas serangan Amerika ke situs nuklir Iran

Sebagian rudal yang diluncurkan adalah rudal terbesar Iran, Khorramshahr-4.

Iran menyatakan, rudal Khorramshahr-4 dapat membawa beberapa hulu ledak sekaligus.

Iran mengklaim, rudal presisi tinggi ini punya daya rusak yang dahsyat dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer dan bisa membawa hulu ledak seberat 1.500 kilogram.

Juru bicara Garda Revolusi Islam Iran, Kolonel Iman Tajik, menyebut rudal Khorramshahr-4 ini juga baru digunakan pertama kali di perang kali ini.

"Dalam operasi ini, untuk pertama kalinya, generasi baru rudal balistik multi-hulu ledak Kheibar Shekan (Khorramshahr-4) dari pasukan IRGC digunakan,"

"IRGC menggunakan taktik baru dan mengejutkan mencapai presisi, daya rusak, dan efektivitas yang lebih besar,"

Sementara itu Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghci mengutuk serangan Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas
utama nuklir negara itu. 

Baca juga: BAHAYA! 50.000 Pasukan AS dalam Jangkauan Rudal Iran, Tentara Donald Trump Siap-siap

Baca juga: SENANGNYA Netanyahu Usai Donald Trump Ikut Serang Iran: akan Mengubah Sejarah

Baca juga: MOMEN Siswi SD di Jambi Buat Satu Sekolah Terenyuh, Nyanyi Korban Perceraian di Perpisahan Viral

Menluu Iran bilang negaranya akan mempertahankan kedaulatannya. 

Abbas Araghci bilang peristiwa pagi ini keterlaluan dan akan memiliki konsekuensi yang kekal. 

Sesuai dengan piagam PBB dan ketentuan-ketentuannya yang memungkinkan respons yang sah untuk membela diri. 

Iran memiliki semua pilihan untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan dan rakyatnya. 

Abas pun meminta Dewan Keamanan PBB mengadakan sesi darurat untuk mengutuk serangan itu.

"Iran mengutuk serangan brutal AS ke fasilitas nuklir damai Iran. Serangan AS ini merupakan pelanggaran piagam PBB dan hukum internasional,"

"Pemerintah AS harus bertanggungjawab atas konsekuensi agresi ini,"

Sesuai dengan piagam PBB dan ketentuan-ketentuannya Iran memiliki hak untuk membela diri, Iran akan gunakan semua pilihan untuk mempertahankan keamanan, kepentingan nasional, dan rakyat,"

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghci pernah mengingatkan akan sangat berbahaya bagi semua pihak jika Amerika Serikat bergabung dalam agresi Israel

Kementerian Luar Negeri Iran juga mengklaim Amerika Serikat berada di tengah-tengah proses diplomatik yang mengkhianati diplomasi. 

"Seperti yang diketahui semua orang, kami berada di tengah-tengah negosiasi dengan Amerika Serikat dan kami seharusnya bertemu untuk putaran keenam pada tanggal 15 Juni.  Lalu Israel tiba-tiba memutuskan untuk menyerang kami pada tanggal 13,"

Baca juga: TEMUAN YKKMP Pasca Kontak Tembak TNI Vs TNI di Yahukimo: Selongsong Hingga Bukti Korban Tewas

"Hanya dua hari sebelum negosiasi. Jelaslah bahwa mereka menentang diplomasi. Jelaslah bahwa mereka tidak menginginkan penyelesaian damai atas masalah ini," ujarnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengonfirmasi serangan terhadap tiga situs nuklir Iran di Ford Natans dan Isfahan. 

Presiden Trump mengatakan serangan mendatang terhadap Iran akan jauh lebih besar jika tidak ada kesepakatan damai. 

Trump juga berterima kasih kepada Perdana Menteri Israel Benyamin Tanyahu karena sudah bekerja sama sebagai tim.

"Malam ini saya melaporkan kepada dunia bawha serangan itu keberhasilan militer yang spektakuler. Fasilitas pengayaan nuklir utama Iran telah hancur total," klaim Donald Trump.

"Iran, pengganggu Timur Tengah, harus berdamai sekarang. Jika tidak, serangan di masa mendatang akan jauh lebih besar dan lebih mudah,"

"​​Saya ingin mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Kami bekerja sebagai tim seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya," tegasnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Tanyahu merespon selangkah Amerika Serikat yang ikut menyerang Iran sebagai keputusan berani. 

Netanyahu menyinggung Trump menunjukkan kekuatan yang dinilainya bisa mengubah sejarah. 

"Selamat, Presiden Trump. Keputusan berani anda mentargetkan fasilitas nuklir Iran dengan kekuatas AS yang luar biasa dan benar akan mengubah sejarah," ujarnya.

Benjamin Netanyahu mengatakan Amerika Serikat telah melakukan apa yang negara lain di muka bumi ini lakukan.

Israel mengumumkan telah menutup udara mereka baik penerbangan dalam dan luar negeri setelah serangan AS.

Gedung Putin dan Pentagon tak segera memberikan pernyataan terkait operasi tersebut. Pemimpin militer AS dijadwalkan memberikan pengarahan pada pukul 8 malam.

Baca juga: SIAP-SIAP! Serangan AS di Iran Picu Perang Dunia III, Pengamat Ungkap Ancaman Gunboat Diplomacy

Pejabat AS yang meminta anonimitas, mengatakan serangan AS menggunakan bom penghancur bunker ke fasilitas pengayaan nuklir Fordo yang tersembunyi di bawah tanah pegunungan.

Senjata tersebut didesain untuk melakukan penetrasi ke bawah tanah sebelum meledak.

Sebagai tambahan, kapal selam AS sebelumnya sudah meluncurkan 30 rudal Tomahawk.

Serangan itu merupakan keputusan berbahaya, mengingat Iran berjanji akan membalas jika AS bergabung dengan serangan Israel.

Keputusan itu juga berbahaya untuk Trump secara pribadi, mengingat ia memenangkan posisi Presiden AS, dengan janji menjauhkan Amerika Serikat dari konflik asing yang mahal, dan mencemooh nilai intervensionisme AS.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan pesawat tempur Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap tiga situs nuklir di Iran.

Pengumuman yang disampaikannya secara langsung itu dalam mendukung upaya Israel untuk menghancurkan program nuklir Iran.

Trump mengatakan serangan yang sangat berhasil terhadap tiga situs nuklir di Iran telah dilakukan.

Dia mengumumkan penyerangan terhadap situs nuklir Iran tersebut melalui akun X pribadinya, @realDonaldTrump, pada Minggu (22/6/2025).

“Kami telah menyelesaikan serangan kami yang sangat sukses terhadap tiga situs nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat kini telah berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh bom telah dijatuhkan di lokasi utama, yaitu Fordow. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat,” ujar Donald Trump, dikutip Tribunjambi.com pada Minggu (22/6/2025).

“Selamat kepada para prajurit hebat Amerika kami. Tidak ada militer lain di dunia yang mampu melakukan hal ini. Sekaranglah saatnya untuk damai! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” lanjutnya.

Sebelum mengumumkan langsung, Trump menyatakan serangan Amerika ke Iran dalam postingan di akun media sosial X.

Selain menyatakan serangannya terhadap Iran, Trump juga menambahkan, pesawat militer yang telah menyerang Iran dalam perjalanan pulang dengan selamat.

Trump juga mengucapkan selamat kepada prajurit Amerika yang hebat. 

Tindakan itu dilakukan setelah Israel dan Iran terlibat pertempuran udara selama lebih dari seminggu yang mengakibatkan kematian dan cedera di kedua negara.

Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan mengatakan bahwa mereka ingin menghilangkan kemungkinan Teheran mengembangkan senjata nuklir

Iran berpendapat bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai.

Di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Iran, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan penduduk Iran untuk segera meninggalkan Kota Teheran demi keselamatan mereka. 

Menurut Trump, para pemimpin Iran tidak bersedia untuk menandatangani kesepakatan nuklir dengan Amerika.

Pihak berwenang Iran pun telah menutup wilayah udara sipil hingga pemberitahuan lebih lanjut karena serangan Israel.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved