Berita Merangin
Pernah Jadi Artis dan Sopir Taksi, Kini H M Syukur Pimpin Merangin Jambi
Terlahir dari keluarga sederhana, pernah menjadi sopir angkot dan artis sinetron, H M Syukur kini resmi menjabat sebagai Bupati Merangin Jambi.
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Nurlailis
Kemudian Kondisi Infrastruktur di Merangin, itu seperti apa kondisinya pak Bupati?
"Jadi, kondisi infrastruktur kita di Merangin ini, begitu saya masuk, angka jalan mantap di Merangin ini hanya sebesar 41 persen, artinya ada 59 persen jalan yang kondisinya kurang layak di Kabupaten, nah ini yang kita dorong perbaikannya, target untuk dua tahun kedepan sebesar 20 persen jalan menjadi layak, 5 tahun kedepan targetnya 70 persen untuk jalan yang mantap".
"Beberapa kali saya ke Jakarta untuk melobi kawan-kawan saya yang ada di komisi 5 DPR RI, terkait kebutuhan anggaran, saya juga menghadap menteri PU, menteri ekonomi pembangunan, saya dorong terus, sekarang ada jalan Inpres untuk menunjang program Ketahanan Pangan, prinsip kita sekarang adalah infrastruktur di Kabupaten Merangin ini harus lancar dulu buat masyarakat, maka rencananya akan kita mantapkan akses jalan itu bisa dilalui oleh masyarakat, yang penting aset jalan untuk masyarakat lancar dulu, sebagai akses pendidikan, ekonomi, sosial, dan kesehatan bagi masyarakat, target kita 70 persen jalan mantap di Merangin".
Pak Presiden atau Pemerintah Pusat ada beberapa Program yang diturunkan ke daerah, seperti MBG, Koperasi Merah Putih, MBG gimana progressnya di Kabupaten Merangin?
"Nah, MBG, Makan Bergizi Gratis, saya belum bisa memberikan gambaran yang terlalu besar ya, tapi kita selalu berupaya, supaya paling tidak, di Kabupaten Kota ini ada satu dulu lah yang bisa jalan, kita ada diskusi dengan pak Dandim, Kapolres, supaya program MBG ini bisa jalan, kemudian masalah Koperasi Merah Putih, saya cek sudah hampir 92 persen dari 215 Desa dan Kelurahan, sudah saya tanda tangani beserta camat untuk percepatan pembuatan akta notaris Koperasi Merah Putih, nanti kita akan diskusi dengan pemerintah pusat, untuk mekanisme kedepannya seperti apa, mungkin persepsi dan pandangan ini harus kita samakan dulu".
"Pemerintah pusat minta bangun dulu infrastrukturnya, maka kita bangun dulu infrastruktur Koperasinya, Badan, kemudian nanti tinggal skema pembiayaan nanti kita diskusi lagi dengan pemerintah pusat , setiap desa dan kelurahan harus ada Koperasi".
Ini terkait efisiensi anggaran dampaknya ke kita harus kreatif, seperti apa kreativitas dari pak Bupati?
"Kalau saya pribadi, jujur, saya tidak begitu menganggap efisiensi anggaran itu menjadi masalah, tinggal kita daerah menyesuaikan, yang di potong inikan sebenarnya lemak-lemaknya saja, contoh misalnya perjalanan dinas, dari 100 persen menjadi 50 persen, kemudian makan minum, dari 100 persen menjadi 30 persen, contoh internet, dulu Pemerintah Merangin bayar internet hampir 3 miliar, di kontrak masing-masing, dan sekarang kita rubah, internet sekarang hanya satu pintu nah biayanya lebih murah sekitar 1 miliar, kedepan ada teknologi baru, dengan dana 500 juta sudah beres, jadi menurut saya tidak masalah, justru dalam efisiensi anggaran ini banyak hal-hal yang menurut saya bisa kita terobos, contoh misalnya, dari anggaran yang kita potong-potong itu kemudian kita bisa menganggarkan jamkesmas tambahan untuk 10 ribu untuk warga tidak mampu, kemudian kita bisa bantu beasiswa berupa peralatan sekolah buat anak-anak tidak mampu, anak yatim, dan efisiensi anggaran ini bisa mengajarkan kita untuk menempatkan anggaran itu tepat sasaran, contoh misalkan ada yang protes kenapa Bupati membeli mobil dinas, dari total anggaran yang sudah dianggarkan untuk membeli mobil dinas kita habiskan semua, sebagai penunjang prioritas untuk kegiatan di lapangan, jadi efisiensi anggaran itu bukan dihabiskan semua tiap postnya, tapi di kurangi, kalau dihabiskan semua gimana kita bisa jalan, ATK kita kurangi, semua undangan itukan sudah bisa via wa, jadi tidak ada halangan menurut saya untuk efisiensi anggaran, tinggal semangat kita aja nih, kita mau sungguh-sungguh tidak membangun daerah ini, untuk gaji pegawai, TPP, tidak ada yang dikurangi atau dipangkas hanya yg dikurangi ekstranya saja, jadi aman penghasilan pegawai buat anak istri dan keluarganya".
Pesan-pesan buat masyarakat Merangin untuk membersamai pak Bupati dalam membangun Kabupaten Merangin untuk 5 tahun kedepan?
"Saya berharap dari semua ini, saya mengajak seluruh masyarakat Merangin, kita harus bekerja sama-sama, daerah kita ini milik kita bersama, harus kita jaga, kita rawat, kita bangun, kita ingin membuat perubahan, harus dimulai dari diri kita masing-masing, dimulai dari hal kecil, yaitu semangat untuk menjaga daerah ini, maka dari itu saya mengajak seluruh masyarakat Merangin, mari bersama-sama mewujudkan perubahan yang lebih baik untuk 5 tahun kedepan.
Update berita Tribun Jambi di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.