Berita Kerinci

Update Malapraktik Sunat di Kerinci Jambi, Pihak Klinik Diperiksa

Update dugaan malapraktik bocah disunat di Kabupaten Kerinci, Jambi. Pihak kepolisian memeriksa klinik.

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Baim merupakan anak pasangan Dian dan Heko, warga Kecamatan Kayu Aro, Kerinci. Perawat YN mengabaikan kesepakatan padahal korban Baim belum sembuh 

Di akhir acara podcast Denny Sumargo, ibu Baim menyampaikan pesan yang sangat menyentuh untuk presiden Prabowo Subianto dan Kapolres Kerinci.

“Saya ingin menyampaikan pesan kepada bapak presiden Prabowo Subianto, kami ini warga kecil yang sangat butuh-butuh perlindungan, saya pengen anak saya sembuh, normal kayak sebelumnya, dan berharap mendapatkan keadilan, Karena negara kita negara hukum, jadi yang bersalah ya harus menjalani hukum sesuai kesalahan yang telah dibuat," ungkap Dian Tiara.

Baca juga: KONTAK Tembak Aparat Vs KKB Papua Buat Rakyat Takut dan Trauma, Peran Dewan Jayawijaya Disorot

Baca juga: ISRAEL Serang Iran Siang Bolong: Ledakan Berturut-turut, Diduga Buntut Penangkapan Agen Mossad

Baca juga: Profil Wesly Silalahi, Wali Kota Pematang Siantar Buat Atlet MMA One Pride Sakit Hati

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan atas persoalan yang dihadapinya, khusus sang anak.

Tak sampai disitu, Dian Tiara juga sangat berharap kepada Kapolres kerinci, agar dapat jalan yang terbaik dalam kasus ini.

“Kepada bapak Kapolres kerinci, saya ingin yang terbaik dalam kasus ini, seperti yang saya harapkan, keadilan, proses ini akan terus berlanjut sesuai hukum," tutupnya.

Pada akhir sesi, Denny Sumargo juga menyampaikan doa dan harapan kepada bocah tersebut agar segera sembuh.

Kondisi Bocah Korban Salah Sunat di Kerinci

Bocah laki-laki berusia 10 tahun asal Kabupaten Kerinci, Jambi, yang sempat viral akibat jadi korban salah sunat, kini dilaporkan dalam kondisi membaik dan masih menjalani kontrol ke rumah sakit.

Insiden terjadi pada Oktober 2024 lalu saat bocah berinisial BAI menjalani sunat di salah satu klinik di Kecamatan Kayu Aro, Kerinci.

Namun, alih-alih disunat sesuai prosedur, alat kelamin BAI justru terluka akibat dugaan kesalahan teknis petugas.

Setelah kejadian, korban sempat dirujuk ke rumah sakit di Padang, Sumatera Barat. Saat itu, korban masih kesakitan dan harus menjalani pengobatan rutin hingga kini.

"Malam ini kami rencana kembali ke rumah sakit di Padang untuk kontrol," ujar Budi Kekek, kakek korban, kepada Tribun Jambi, Minggu (1/6/2025).

Ia menyebut, pascaoperasi kondisi cucunya mulai membaik. Jika sebelumnya sering rewel, terutama saat buang air kecil, kini sudah tidak lagi.

"Saluran kencingnya sudah mulai membaik. Sebelumnya selalu nangis saat kencing, kini sudah tidak rewel lagi," kata Budi.

Namun, ia mengakui alat kelamin cucunya masih mengalami luka akibat salah sunat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved