Berita Internasional
PERINGATAN Presiden Iran Bila Israel Kembali Menyerang: Ancam Bakal Balas Lebih Keras
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengeluarkan peringatan keras bagi Israel. Militernya dapat meluncurkan serangan yang lebih keras.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
PERINGATAN Presiden Iran Bila Israel Kembali Menyerang: Ancam Bakal Balas Lebih Keras
TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengeluarkan peringatan keras bagi Israel.
Peringatan itu dengan menyebutkan militernya dapat meluncurkan serangan yang lebih keras.
Serangan itu terjadi jika Tel Aviv melanjutkan serangan ke negara Iran.
Seperti diketahui belakangan ini Iran dan Israel saling serang.
Hal itu terjadi usai Teheran dihujani serangan udara Israel pada Jumat (13/6/2025) lalu.
Dalam telepon bersama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Pezeshkian menegaskan tindakan Teheran meluncurkan rudal ke Israel sebatas upaya pertahanan diri.
Presiden Iran itu menuduh Israel berkoordinasi dengan Amerika Serikat (AS) dalam serangan ke Iran.
"Secara alami, jika Republik Islam (Iran) tidak bisa mempertahankan diri dari rezim kriminal dan pembunuh anak ini, kita akan menyaksikan agresi ke tanah kami dan pembantaian rakyat serta ilmuwan setiap hari," kata Pezeshkian dikutip kantor berita IRNA.
Baca juga: MARAH Iran ke Israel, Kini Kibarkan Bendera Merah di Atas Masjid: Simbol Balas Dendam Serangan?
Baca juga: Gubernur Aceh Ingatkan Sabang Jaga Pulau Rondo agar Tak Direbut, Sindir Kemendagri 4 Pulau ke Sumut?
Baca juga: TAK BERKUTIK KKB Papua Usai Polisi Temukan Video Egianus Kogoya di Ladang Ganja: Modal Beli Senjata
"Namun, Republik Islam mampu menjatuhkan sebagian peralatan rezim Zionis yang diklaim tidak memiliki kelemahan."
"Jika Zionis berniat mengulangi agresinya, mereka akan menghadapi respons yang lebih keras dan kuat dari angkatan bersenjata Iran," imbuhnya.
Lebih lanjut, pemimpin Iran itu mengkritik negara-negara Barat yang dituduh menganut "standar ganda" dalam penegakan hak asasi manusia.
Pezeshkian menilai agresi Israel ke Iran dan berbagai negara dilakukan dengan dukungan AS dan sekutunya.
Masoud Pezeshkian menyebut, terdapat negara yang mengklaim membela hak asasi manusia.
Tetapi mendukung agresi Israel dengan menyediakan senjata dan perlengkapan.
Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Iran menyatakan telah kembali meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel pada Sabtu (14/6) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20250616-Presiden-Iran-Masoud-Pezeshkian.jpg)