Berita Jambi

Raffi Tidur Beralas Daun Pisang Akibat Penyakit Langka, Dinsos Jambi Bantu Biaya Pengobatan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi memastikan biaya pengobatan Raffi Akbar bocah 7 tahun yang menderita penyakit langka, Stevens–Johnson Sindrom ( SJS )

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi
PENYAKIT LANGKA - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi memastikan biaya pengobatan Raffi Akbar bocah 7 tahun yang menderita penyakit langka, Stevens–Johnson Sindrom ( SJS ) akan di cover pemerintah melalui program SKTM. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi memastikan biaya pengobatan Raffi Akbar bocah 7 tahun yang menderita penyakit langka, Stevens–Johnson Sindrom ( SJS ) akan di cover pemerintah melalui program SKTM.

Hal ini di pastikan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Ahmad Fikri, saat dihubungi Tribunjambi.com Minggu (1/6/2025).

Fikri menceritakan pada Senin 26 Mai 2025 lalu ia mendapat laporan dari fasilitator kelurahan, ada warga kurang mampu di Kecamatan Alam membutuhkan pengobatan intensif di rumah sakit, namun tidak ada biaya berobat.

Baca juga: BAHAYA Penyakit Jokowi Leher dan Wajah Muncul Bercak Hitam, Ini Dampak Autoimun dan Hiperkortisolism

Hal ini membuat ia langsung memerintahkan warga tersebut untuk segera di bawa ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan secepatnya.

"Laporan yang saya terima warga tersebut tidak ada BPJS Kesehatan, untuk itu akan kita cover dengan program SKTM Gubernur Jambi," jelasnya.

Lebih lanjut Fikri mengatakan, dengan program ini setelah subuh pasien bisa langsung pulang dan pihak rumah sakit akan langsung melakukan penagihan ke Dinsos Provinsi.

Fikri juga meminta orang tua Raffi untuk menghubungi BPJS Kesehatan agar menganti kartu BPJS menjadi kantu Jambi bugar, agar iuran BPJS Kesehatan nya bisa ditanggung pemerintah Kota Jambi.

"Jadi ternyata orang tua Raffi ini ada tunggakan iuran BPJS, ini yang menjadi kendala, untuk itu orang tua Raffi perlu mendatangi BPJS untuk negoisasi tunggakannya," jelas Fikri.

Baca juga: 195 CJH Batanghari Jambi Divaksin Meningitis, Antisipasi Penyakit Menular

Terpisah, Novitasari Ibu penderita SJS mengatakan anaknya baru mendapatkan pengobatan di RSUD Raden Mattaher setelah pihak kelurahan dan Dinsos Kota Jambi turun tangan.

Sebelumnya Raffi hanya dirawat di rumah  setelah keluar dari ruang isolasi di RS DKT Jambi.

Namun pada saat mengantar Raffi ke RSUD, sempat terjadi sedikit miskomunikasi dimana RSUD meminta kepastian status pasien. 

Apakah pasien umum, Asuransi atau mengunakan SKTM.

Kondisi tersebut mereda ketika pihak Dinsos Kota Jambi datang dan memastikan status pembayaran Raffi.

"Kita kan langsung di antara ke RS oleh pihak puskesmas dan kelurahan, setelah itu di tanya statusnya apa dan diminta mengurus berkas-berkas, kita kan bingung. Saya sampai meninggalkan Raffi sendirian untuk mengurus berkas-berkas yang di minta RS," cerita Novitasari.

Baca juga: Ulah Baim Wong BIkin Irjen Pol Ricky Sitohang Marah Besar, Penyakit Paula Diumbar: Tidak Manusiawi!

"Tak lama, ternyata pihak Dinsos datang dan memastikan pembayaran. Saya sempat di nasehati pihak Dinsos untuk tidak lagi meninggalkan anak saya, kata mereka untuk biaya pengobatan mereka yang urus,"  ceritanya dengan berlinang air mata.

Untuk di ketahui, akibat menderita SJS, Raffi (7 tahun) kulitnya  melepuh dan terkelupas, bahkan mengeluarkan darah.

Bahkan saat bersentuhan dengan kasur, kulitnya langsung terkelupas dan berdarah.

Untuk meringankan penderitaan Novitasari harus mengunakan daun pisang sebagai alas tidur Raffi.

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved