Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Dugaan Malapraktik dan Kelalaian RS Erni Medika Jambi, Kapolda Sebut Akan Diselidiki

RS Erni Medika dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan malapraktik dan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
KOMPAS.COM/ARYO TONDANG
Suasana Rumah Sakit Erni Medika yang berada di kawasan Talang Bakung, Jambi Selatan, Kota Jambi, Sabtu (24/5/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM- RS Erni Medika dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan malapraktik dan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien.

Korban merupakan warga Sarolangun yang mengalami kecelakaan dan dirawat di RSErni Medika selama 5 hari.

Keluarga korban mengaku diminta uang Rp30 juta dengan dalih untuk operasi.

Namun hingga korban meninggal dunia, operasi tak juga dilakukan dan uang juga tak dikembalikan.

Tudingan tersebut dibantah oleh pihak RS Erni Medika. Mereka menyebut tidak pernah meminta uang Rp 30 juta untuk biaya operasi.

"Yang ada adalah uang deposito, karena pasien masuk secara umum," kata Deby.

Baca juga: PANIK Bujang Buntu di Jambi Maling TV Ketahuan Pemilik, Video Kabur Sampe Lempar Barang Curian Viral

Belum Terakreditasi

Pasca adanya laporna ke polisi, pihak RS Erni Medika yang berlokasi di Talang Banjar, Jmabi Selatan, mengaku belum terakreditasi sejak beridri 8 tahun lalu.

Ini disampaikan Humas RS Erni Medika, Nur Hadi. 

Ia menyebut hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya agar rumah sakit tersebut segera memperoleh akreditasi.

 "Percayalah, tidak ada rumah sakit yang tidak ingin terakreditasi. Rumah sakit yang tidak terakreditasi, pasti akan sakit sekali," kata Nur Hadi saat konferensi pers terkait tudingan malapraktik terhadap rumah sakit itu, Sabtu (24/5/2025). 

Saat ditanya soal kendala yang dihadapi, Nur enggan memberikan penjelasan. 

Ia menyebut ada hal sensitif yang tidak dapat disampaikan ke publik.

"Apa kendalanya, saya tidak bisa sampaikan ya. Ada hal sensitif. Kami meminta Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Jambi tetap mengawal kami untuk segera terakreditasi. Karena, tidak ada rumah sakit yang tidak terakreditasi," jelasnya.

Tak hanya soal akreditasi, pihak RS Erni Medika juga mengakui belum memiliki dokter spesialis bedah saraf yang tetap.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved