Berita Jambi
Dugaan Malapraktik dan Kelalaian RS Erni Medika Jambi, Kapolda Sebut Akan Diselidiki
RS Erni Medika dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan malapraktik dan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien.
TRIBUNJAMBI.COM- RS Erni Medika dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan malapraktik dan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien.
Korban merupakan warga Sarolangun yang mengalami kecelakaan dan dirawat di RSErni Medika selama 5 hari.
Keluarga korban mengaku diminta uang Rp30 juta dengan dalih untuk operasi.
Namun hingga korban meninggal dunia, operasi tak juga dilakukan dan uang juga tak dikembalikan.
Tudingan tersebut dibantah oleh pihak RS Erni Medika. Mereka menyebut tidak pernah meminta uang Rp 30 juta untuk biaya operasi.
"Yang ada adalah uang deposito, karena pasien masuk secara umum," kata Deby.
Baca juga: PANIK Bujang Buntu di Jambi Maling TV Ketahuan Pemilik, Video Kabur Sampe Lempar Barang Curian Viral
Belum Terakreditasi
Pasca adanya laporna ke polisi, pihak RS Erni Medika yang berlokasi di Talang Banjar, Jmabi Selatan, mengaku belum terakreditasi sejak beridri 8 tahun lalu.
Ini disampaikan Humas RS Erni Medika, Nur Hadi.
Ia menyebut hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya agar rumah sakit tersebut segera memperoleh akreditasi.
"Percayalah, tidak ada rumah sakit yang tidak ingin terakreditasi. Rumah sakit yang tidak terakreditasi, pasti akan sakit sekali," kata Nur Hadi saat konferensi pers terkait tudingan malapraktik terhadap rumah sakit itu, Sabtu (24/5/2025).
Saat ditanya soal kendala yang dihadapi, Nur enggan memberikan penjelasan.
Ia menyebut ada hal sensitif yang tidak dapat disampaikan ke publik.
"Apa kendalanya, saya tidak bisa sampaikan ya. Ada hal sensitif. Kami meminta Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Jambi tetap mengawal kami untuk segera terakreditasi. Karena, tidak ada rumah sakit yang tidak terakreditasi," jelasnya.
Tak hanya soal akreditasi, pihak RS Erni Medika juga mengakui belum memiliki dokter spesialis bedah saraf yang tetap.
| PANIK Bujang Buntu di Jambi Maling TV Ketahuan Pemilik, Video Kabur Sampe Lempar Barang Curian Viral |
|
|---|
| Kini Bukan Lagi Batanghari Tapi Batang Hari, Usai MK Kabulkan Pengajuan Penulisan Kabupaten di Jambi |
|
|---|
| VIRAL! Ibu-Ibu Terjebak Macet Curhat Pedas: 'Kang Dedi Pindah ke Jambi Gantian Sama Gubernur Kami' |
|
|---|
| Bawa Emas 1,2 Kg Senilai Rp1 M Hasil Tambang Ilegal, 2 Warga Merangin Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28052025-rs-erni-medika.jpg)