Tambang Emas Ilegal di Jambi
Polres Bungo Bakar Rakit PETI di Rimbo Tengah dan Babeko
Kapolres Bungo, AKBP Natalina Eko Cahyono, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
11 galon solar
1 set alat pembakaran emas
Sebagai langkah lanjutan, Kapolres akan mengirim surat resmi kepada camat dan Datuk Rio (kepala dusun) di wilayah yang terdapat aktivitas PETI.
Mereka diberi waktu selama 7 hari untuk menertibkan warganya dan menghentikan aktivitas ilegal tersebut.
“Jika dalam waktu tujuh hari tidak ada perubahan, dan aktivitas PETI masih ditemukan, maka camat dan Datuk Rio akan kami panggil dan tindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Kapolres.
Baca juga: Warga Sulit Dapat Solar, Diskoperindag Tebo Sidak SPBU Tegaskan Dilarang Layani Pelansir
Baca juga: Perbaikan Jalan Jadi Prioritas, Wali Kota Jambi: Drainase Tersumbat Juga Kita Atasi
Baca juga: Ketua PP Blora dan Istri Diciduk Polda Jateng, Diduga Tipu Warga Rp 300 Juta Modus Bisnis Solar
| Ironi Siswa SMA di Bungo Terganggu Dengar Bising Deru Mesin PETI saat Belajar |
|
|---|
| Tambang Emas Ilegal Mepet Gedung SMAN 8 Bungo, Para Siswa Terganggu Bising Tak Bisa Konsentrasi |
|
|---|
| Pemasangan Spanduk Larangan PETI di Bungo Dikawal Sat Brimob Polda Jambi |
|
|---|
| Aktivitas PETI di Tebo Jambi Marak, Polisi Bakal Razia Lanjutan |
|
|---|
| Bupati Bungo Pimpin Razia PETI di Rantau Pandan, Alat Berat Dibakar di Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kapolres-Bungo-AKBP-Natalina-Eko-Cahyono-kembali-menunjukkan-komitmennya.jpg)