Berita Jambi
Pengamat Sebut Peluang Agus Rubiyanto Rebut Kursi Ketua Golkar Jambi Makin Kecil
Meski sempat mendapat dukungan signifikan dari sejumlah DPD II, posisi Agus Rubiyanto kini kian terjepit menyusul beralihnya lebih dari separuh dukung
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Perebutan kursi Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi periode 2025–2030 mulai mengerucut. Meski sempat mendapat dukungan signifikan dari sejumlah DPD II, posisi Agus Rubiyanto kini kian terjepit menyusul beralihnya lebih dari separuh dukungan ke H. Cek Endra (CE).
Pengamat politik dari Universitas Jambi, Nasuhaidi, menilai dinamika dukungan tersebut mencerminkan realitas politik internal Golkar yang sarat strategi dan manuver tingkat tinggi. Ia menyebut dalam politik, peta dukungan bisa berubah dalam hitungan detik.
“Sekarang lebih dari separuh DPD II yang sebelumnya mendukung Agus, telah balik arah ke CE. Mungkin ini karena adanya kesepakatan internal atau karena pengaruh CE yang memang sudah lama malang melintang di tubuh Golkar,” ujar Nasuhaidi, Rabu (14/5/2025).
Menurutnya, Partai Golkar adalah partai yang mapan dengan sistem kaderisasi yang terstruktur. Karena itu, kecenderungan mempertahankan kepemimpinan yang berkesinambungan sangat besar. Dominasi figur senior pun kerap menjadi tantangan bagi kader muda seperti Agus Rubiyanto.
“Di Golkar, kepemimpinan cenderung berlanjut karena partainya sudah tertata. Maka ketika masih ada tokoh senior yang kuat, relatif sulit bagi kader junior untuk menembus posisi puncak,” jelasnya.
Ia juga menilai pencalonan Agus Rubiyanto bukan semata karena ambisi pribadi, melainkan sebagai wujud kekecewaan sejumlah DPD II terhadap kepemimpinan sebelumnya, terutama dalam konteks Pemilu dan Pilkada 2024.
“Saya melihat ada kerikil-kerikil dalam proses politik sebelumnya yang membuat sejumlah DPD II merasa tidak terakomodir. Agus maju karena ada dorongan dari kelompok yang merasa tak puas terhadap kepemimpinan DPD I,” ungkap Nasuhaidi.
Namun, dengan pengalaman dan kepiawaian Cek Endra dalam membangun konsolidasi internal serta melakukan pendekatan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), peluang Agus kian menipis.
“CE punya kemampuan membangun kepercayaan, membaca situasi, dan merangkul kembali pihak-pihak yang sebelumnya berseberangan. Bahkan ia juga mampu mendapatkan kembali restu DPP,” tambahnya.
Apalagi, di bawah kepemimpinan Cek Endra, Partai Golkar Jambi berhasil menjadi partai peraih suara kedua terbanyak di bawah PAN dalam Pemilu 2024 dan tampil kuat di berbagai tingkatan.
“Dengan capaian tersebut, tidak ada urgensi kuat untuk mengganti CE sebagai ketua. Kepemimpinannya dinilai cukup berhasil,” pungkasnya.
Baca juga: Program Percepatan BPHTB Kota Jambi Raup Rp8 M dalam 16 Hari, Target PAD Naik Jadi Rp100 M
Baca juga: Jelang Musda Golkar Jambi, Dukungan Mengalir Deras ke Cek Endra, Agus Rubiyanto Tersisa 3 Suara
Baca juga: 5 Berita Politik Jambi Terpopuler Sepekan, Saling Curi Suara di Golkar Jambi ARB vs CE di DPD II
Truk Solar Antri di SPBU Jambi, Pertamina Klaim Ketersediaan Biosolar Aman |
![]() |
---|
Berkat Gubernur Al Haris, Jambi Raih Pengampuan KJSU dari Kemenkes RI |
![]() |
---|
Sopir Truk Menginap di SPBU demi Dapat Solar di Jambi: Pak Haris, Tolong Bantu Kami |
![]() |
---|
Besok Partai Buruh Jambi Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur, Ini Tuntutannya |
![]() |
---|
Gubernur Al Haris Minta SPPG Gandeng Petani Jambi, Dorong Swasembada Pangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.