Berita Internasional
70 Persen Wilayah Gaza jadi Zona Terlarang usai Israel Langgar Gencatan Senjata
OCHA menemukan bahwa Israel telah membatasi akses ke sekitar 70 persen wilayah Jalur Gaza.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Mereka memblokade bantuan yang masuk untuk para warga sipil di Gaza.
Kontrol Teritorial Diutamakan
Koresponden Al Jazeera, Tareq Abu Azzoum yang melaporkan dari Deir el-Balah, menyebut warga Palestina melihat langkah ini sebagai bentuk hukuman kolektif.
Menurutnya, warga meyakini Israel lebih memprioritaskan kontrol wilayah ketimbang mencari solusi politik.
Warga juga menyatakan ketakutan mendalam: mereka mungkin tidak akan pernah bisa kembali ke rumah mereka.
Banyak yang percaya bahwa tujuan Israel bukan hanya untuk melemahkan Hamas, tetapi juga mengosongkan Gaza dari penduduk sipil.
Israel dituding menerapkan strategi militer sambil memakai bahasa kemanusiaan untuk melegitimasi aksi di mata dunia.
Caranya termasuk memperluas serangan darat dan memperketat distribusi bantuan ke wilayah Gaza.
Warga Gaza Tolak Mengungsi
Di tengah tekanan dan ancaman, muncul gelombang perlawanan di kalangan warga Palestina.
Media sosial ramai dengan pesan-pesan keteguhan dan tekad warga untuk tetap tinggal di tanah mereka, apapun risikonya.
Banyak yang menolak untuk dievakuasi, bahkan jika itu berarti menghadapi kelaparan dan bahaya serangan.
Kiamat Pangan
Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk.
Palestinian Red Crescent Society (PRCS) menyebut Gaza kini menghadapi “risiko kelaparan ekstrem”.
Gereja Spirito Santo alla Ferratella, Penyelenggara Tur ke Roma dan Pastor Perlu Simak Ini |
![]() |
---|
Orang Terkaya Singapura Goh Cheng Liang Meninggal, Nippon Paint dan Warisan Kebaikannya |
![]() |
---|
ART Asal Indonesia Ditangkap, Selundupkan Kokain Senilai Rp8,4 Miliar dari Afrika ke Makau |
![]() |
---|
Rencana Indonesia Rawat 2.000 Warga Dikaitkan dengan Pengosongan Gaza, Dukung Israel-AS? |
![]() |
---|
MANTAN Pemain Timnas Palestina Tewas Usai Diserang Israel saat Antri Bantuan di Gaza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.