Berita Internasional

Rudal Houthi Menembus Bandara Ben Gurion, Sistem Pertahanan Israel Kini Dipertanyakan

Kelompok Houthi bertanggung jawab atas serangan yang menyasar Bandara Internasional Internasional Ben Gurion di Israel.

Editor: Mareza Sutan AJ
Yedioth Ahronoth
SERANGAN HOUTHI - Rudah yang ditembakkan dari Yaman mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion Israel pada Ahad (4/5/2025). Sistem pertahanan Israel gagal menangkisnya. 

“Setelah sirene yang berbunyi di beberapa tempat di Israel, beberapa upaya telah dilakukan untuk mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman,” demikian pernyataan resmi militer Israel.

Channel 12 melaporkan militer Israel meyakini bahwa Arrow 3 dan THAAD telah gagal menangkis rudal Yaman. Kegagalan itu memincu kekhawatiran mengenai keamanan Bandara Ben Gurion.

Salah satu media Israel lainnya menyebut serangan terbaru Houthi sebagai “operasi militer paling berbahaya sejak awal perang”.

Adapun surat kabar Maariv berujar bahwa serangan itu “dramatis dalam skala global”.

Serang dengan Rudal Jenis Baru?

Israel kini masih menyelidiki penyebab lolosnya rudal Yaman.

Sementara itu, laporan Al Mayadeen menyodorkan klaim yang mungkin bisa menjadi petunjuknya.

Al Mayadeen mengklaim rudal yang baru saja ditembakkan itu adalah rudal jenis baru.

“Houthi telah mengembangkan rudal dan senjata strategis yang mampu menghindari sistem radal,” kata media itu.

“Mereka juga mengembangkan senjata sistem pertahanan dan masih juga mengembangkan rudal dipersonik secara kuantitatif maupun kualitatif.”

Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim rudal Houthi sudah terdeteksi setelah diluncurkan.

Lalu, dua rudal pencegat dikerahkan, tetapi gagal menangkis rudal Houthi.

Pusat Informasi Terorisme dan Intelijen Israel sebelumnya mengatakan Houthi punya rudal balistik jenis Quds 2 dan Quds 3 yang jarak jangkauannya mencapai 1.300 hingga 2.000 km.

Rudal itu bisa secara efektif menghantam target di Israel yang berjarak lebih dari 1.500 km dari Yaman.

Joshua Kaliski, seorang peneliti iNCC, pernah menerbitkan artikel yang menyebutkan bahwa rudal balistik Houthi sebenarnya adalah rudal Iran yang punya jangkauan 1.600 hingga 2.000 km.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved