Berita Viral

TNI Batal Mutasi 7 Perwira tinggi Termasuk Letjen Kunto Arief Wibowo, Terkait Isu Pemakzulan Gibran?

TNI mendadak membatalkan mutasi Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo, putra Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Tri Sutrisno.

Editor: Suci Rahayu PK
(Instagram @kodamsiliwangi
Pangdam III/Siliwangi Mayjen Kunto Arief Wibowo. Kini Kunto Arief Wibowo berpangkat Letnan Jenderal. 

TRIBUNJAMBI.COM- TNI mendadak membatalkan mutasi Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo, putra Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Tri Sutrisno.

Seharusnya Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Dengan pembatalan ini, Kunto akan tetap memegang jabatannya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Selain mutasi Kunto, TNI juga membatalkan mutasi 6 perwira tinggi lainnya.

Sebelumnya, 237 orang perwira TNI mengeluarkan TR mutasi yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor KEP 554/IV/2025 tanggal 29 April 2025.

Termasuk  Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo.

Menurut daftar itu, jabatan Kunto sebagai Pangkogabwilhan bakal digantikan oleh Laksamana Muda Hersan yang menjabat sebagai Panglima Komando Armada III dan pernah menjadi ajudan Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo.

Namun, hanya sehari setelah diterbitkan, keputusan tersebut kemudian dibatalkan dan diganti dengan KEP 554A/IV/2025 yang terbit pada 30 April 2025.

Baca juga: Sekelas Dedy Mulyadi Ketahuan Nunggak Pajak hingga Rp 41 Juta Lebih, Berdalih Mau Mutasi: Dari Dulu

Baca juga: Tak Jadi Preman, Apa Sumber Kekayaan Hercules yang Ngaku Tak Takut pada Gatot Nurmantyo?

Mutasi Kunto Terkait Deklarasi  Forum Purnawirawan TNI-Polri?

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Kristomei Sianturi menyatakan, mutasi 237 perwira tinggi, termasuk Kunto, adalah bagian dari sistem pembinaan personel.

"Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. 

Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme," kata Kristomei, Rabu (30/4/2025).

Namun, muncul asumsi di tengah publik bahwa mutasi Kunto ini berkaitan dengan Deklarasi  Forum Purnawirawan TNI-Polri yang meminta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan.

Forum Purnawirawan TNI-Polri berisi 103 purnawirawan jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel, salah satu purnawirawan jenderal itu adalah Try Sutrisno, ayah Kunto.

Selain Try Sutrisno, terdapat nama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, serta Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto yang masuk daftar tersebut.

Deklarasi Forum Purnawirawan TNI-Polri berisi delapan poin, yang antara lain mencakup penolakan terhadap kebijakan pemerintah terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), tenaga kerja asing, dan usulan reshuffle terhadap menteri-menteri yang diduga terlibat dalam korupsi.

Adapun salah satu poin paling kontroversial adalah usulan pergantian Wakil Presiden yang disampaikan kepada MPR, berdasarkan dugaan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pasal 169 Huruf Q Undang-Undang Pemilu telah melanggar hukum acara MK dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman.

Baca juga: 5 Berita Populer Jambi, Pelajar Desa Wukajaya Tebo Harus Lewat Jalan Berlumpur 7 Tahun Tiap Hari

Baca juga: Siapakah Renata Kusmanto, Artis Cantik Kelahiran Klaten yang Habis Cerai dengan Fachri Albar

Alasan Mutasi Dibatalkan

Pada Jumat (2/5/2025) malam, Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Kristomei Sianturi  menyampaikan bahwa pembatalan mutasi Kunto tidak berkaitan dengan pernyataan Try Sutrisno yang meminta Gibran dimakzulkan.

Ia menjelaskan, alasan penundaan mutasi ini murni merupakan bagian dari dinamika dan kebutuhan organisasi TNI sesuai profesionalitas dan proporsionalitas.

“Ini sesuai dengan profesionalitas, proporsionalitas, dan memang kebutuhan organisasi saat ini. Tidak terkait dengan misalnya, oh kemarin itu orangtuanya Pak Kunto (Try Sutrisno menyuarakan pemakzulan Gibran). Enggak, tidak ada kaitannya," kata Kristomei.

"Dia (Try Sutrisno) purnawirawan, prinsipnya tidak terkait dengan aktivitas TNI," ujar Kristomei melanjutkan.

Terkait status pembatalan mutasi, Kristomei menjelaskan bahwa saat ini mutasi tersebut ditangguhkan, bukan dibatalkan secara permanen.

Dengan demikian, kemungkinan bahwa mutasi serupa bisa kembali muncul dalam sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) berikutnya.

“Wanjakti itu bersidang untuk tiga bulan ke depan. Bisa saja nanti ada perubahan lagi, bisa saja terjadi dinamika,” ujar dia.

 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa TNI Mendadak Batalkan Mutasi Putra Try Sutrisno?",

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Tak Jadi Preman, Apa Sumber Kekayaan Hercules yang Ngaku Tak Takut pada Gatot Nurmantyo?

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Villarreal vs Osasuna di La Liga Spanyol, Kick off 21.15 WIB

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Alavés vs Atlético Madrid di La Liga Spanyol, Kick off 19.00 WIB

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved