Paus Fransiskus Wafat
Persahabatan Paus Fransiskus dengan Agama Lain Mendorong Jalan Menuju Perdamaian akan Dikenang
Wafatnya Paus Fransiskus, dikenang dengan upaya-upayanya yang tak terlupakan dalam berkontribusi pada persahabatan dan dialog antara agama.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama memuji mendiang Paus Fransiskus.
Sosoknya menurut Obama, telah menginspirasi umat Katolik dan non-Katolik untuk "ingin menjadi orang yang lebih baik."
Baca juga: Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Sempat Beri Pesan Paskah
Ungkapan itu disampaikannya melalui unggahan di akun X @barackobama pada Senin (21/4/2025).
"Paus Fransiskus adalah pemimpin langka yang membuat kita ingin menjadi orang yang lebih baik," tulis Obama dalam postingannya.
Paus Fransiskus diketahui wafat pada Senin dini hari.
Barack Obama juga menceritakan bagaimana Sosok Sri Paus dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya, merangkul orang sakit, melayani para tuna wisma, membasuh kaki para tahanan muda.
"Dalam kerendahan hatinya dan tindakannya yang sederhana namun mendalam – merangkul orang sakit, melayani para tuna wisma, membasuh kaki para tahanan muda," tulisnya.
Dengan tindakan Paus Fransiskus itu pula lah menyadarkan semu orang terikat oleh kewajiban moral kepada Tuhan dan satu sama lain.
"Ia menyadarkan kita dari rasa puas diri dan mengingatkan kita bahwa kita semua terikat oleh kewajiban moral kepada Tuhan dan satu sama lain," lanjutnya.
"Hari ini, Michelle dan saya berduka bersama semua orang di seluruh dunia – baik Katolik maupun non-Katolik – yang memperoleh kekuatan dan inspirasi dari teladan Paus."
"Semoga kita terus mengindahkan seruannya untuk “tidak pernah tinggal diam dalam perjalanan harapan hidup ini.”
Fransiskus terpilih menjadi paus pada tahun 2013, selama masa jabatan kedua Obama. Obama bertemu dengan Paus di Vatikan pada Maret 2014.
Tahun berikutnya, Paus mengunjungi AS, disambut dalam upacara resmi di Gedung Putih dan bertemu secara pribadi dengan Obama.
Fransiskus meninggal pada hari Senin pada usia 88 tahun di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan setelah berjuang melawan serangkaian komplikasi kesehatan yang berasal dari penyakit paru-paru kronis, Vatikan mengumumkan.
Paus dirawat di rumah sakit pada tanggal 14 Februari karena bronkitis, terkena pneumonia empat hari kemudian dan dinyatakan dalam "kondisi kritis" oleh Vatikan pada tanggal 22 Februari. Ia tidak pernah pulih sepenuhnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.