Polemik di Papua

KKB Papua Sindir dan Tantang Militer Indonesia, OPM: Jika Ingin Hadapi Kami, Lakukan di Medan Perang

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM disebut juga keluarkan sindiran aparat militer Indonesia.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
facebook
TANTANG: Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM disebut juga keluarkan sindiran aparat militer Indonesia. Sindiran sekaligus tantangan itu untuk melawan mereka di Medan Perang. (foto: facebook) 

KKB Papua Sindir dan Tantang Militer Indonesia, OPM: Jika Ingin Hadapi Kami, Lakukan di Medan Perang

TRIBUNJAMBI.COM - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM disebut juga keluarkan sindiran aparat militer Indonesia.

Sindiran sekaligus tantangan itu untuk melawan mereka di Medan Perang.

Kondisi itu menimbulkan ketegangan di konflik wilayah Papua yang kembali meningkat.

KOMNAS TPNPB-OPM melaporkan militer Indonesia telah menurunkan pasukan dan logistik militer di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (21/4/2025).

Hal itu berdasarkan laporan resmi Kodap XXXV Bintang Timur, melalui juru bicara TPN-PB Sebby Sambom.

Mereka mengklaim dua helikopter militer melakukan pendaratan strategis. 

Satu di lapangan terbang Misi Onaris dan lainnya di area Kantor Distrik Oksop. 

Dua helicopter itu menurunkan pasukan bersama logistik dan mereka segera menempati gereja.

Baca juga: KKB Papua Klaim Tembak 2 Prajurit Hingga Tewas, Mobil Taktis Hancur, Lainnya Terluka di Intan Jaya

Baca juga: Tokoh Papua Minta TNI-Polri Beri Efek Jera ke KKB: Tidak Manusiawi dan Sangat Meresahkan Masyarakat

Serta kantor distrik untuk dijadikan basis pertahanan mereka dari kemungkinan serangan TPNPB.

“Tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dan norma keagamaan,”ujar juru bicara TPNPB, Sebby Sambom terkait penggunaan fasilitas sipil sebagai basis.

Situasi di wilayah Oksop masih mencekam. 

Warga sipil yang mengungsi sejak Desember 2024 dikabarkan belum kembali ke kampung halaman mereka karena kekhawatiran terhadap potensi kekerasan, penangkapan, dan pembunuhan.

TPNPB-OPM juga menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto dan otoritas militer Indonesia menghentikan penggunaan senjata berat seperti mortir, bom, helikopter tempur, dan drone dalam operasi militer yang dapat menimbulkan korban sipil.

“Jika militer ingin menghadapi kami, lakukanlah di Medan Perang, bukan di gereja atau rumah warga. Jangan jadikan warga sipil sebagai tameng,” tegas KOMNAS TPNPB dalam pernyataannya.

Siaran pers ini ditandatangani oleh para pimpinan tinggi TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni, Letnan Jenderal Melkisedek Awom, dan Mayor Jenderal Terianus Satto.

Klaim Tembak 2 Militer Indonesia

Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua klaim telah menembak dua prajurit militer Indonesia.

Baca juga: Bupati Didimus Apresiasi Kinerja TNI-Polri Evakuasi Korban KKB Papua di Yahukimo

Iformasi itu dalam siaran persnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang disebut juga KKB.

Dalam siaran pers itu juga disebutkan bahwa penyerangan yang dilakukan menyebabkan satu mobil taktis hangus terbakar.

Lokasi penyerangan itu terjadi di pertengahan Kampung Mamba dan Titigi, Intan Jaya, Papua Tengah.

Penyerangan itu di bawah pimpinan KKB Papua Mayor Yosua Maiseni.

Insiden penembakan itu disebut terjadi pada Sabtu (19/4/2025) tepatnya Pukul 15.00 WIT.

"Kami telah melakukan penembakan terhadap rombongan pasukan militer Indonesia pada hari ini Sabtu, 19 April 2025 tepat jam 15.00 yang mengakibatkan sebuah mobil taktis hancur di pertengahan Kampung Mamba dan Titigi," bunyi rilis tersebut dilansir Tribunjambi.com pada Selasa (22/4/2025).

"Dan dalam penyergapan tersebut kami berhasil melakukan penembakan terhadap dua aparat militer Indonesia hingga tewas dan lainnya luka-luka," lanjut Mayor Yosua Maiseni dalam rilisnya.

Saat ini pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya sedang melakukan siaga satu di Medan Perang.

Mereka siaga mengantisipasi serangan balasan dari militer Indonesia.

Berikut isi lengkap siaran pers tersebut.

TPNPB Kodap VIII Wilayah Intan Jaya Dibawa Pimpinan Mayor Yosua Maiseni Serang Mobil Taktis Dan Tembak Dua Anggota Militer Indonesia Serta Lainnya Luka-luka 

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 19 April 2025

Silahkan Ikuti Laporan Dibawah Ini.!

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Mayor Yosua Maiseni dan pasukan TPNPB Kodap VIII Wilayah Intan Jaya dari Medan Perang bahwa; Kami telah melakukan penembakan terhadap rombongan pasukan militer Indonesia pada hari ini Sabtu, 19 April 2025 tepat jam 15.00 yang mengakibatkan sebuah mobil taktis hancur di pertengahan Kampung Mamba dan Titigi. Dan dalam penyergapan tersebut kami berhasil melakukan penembakan terhadap dua aparat militer Indonesia hingga tewas dan lainnya luka-luka.

Baca juga: Paus Fransiskus Sang Peziarah: Membawa Kedekatan Tuhan ke Setiap Sudut Bumi

Dalam laporan lebih lanjut, Mayor Yosua Maiseni dan pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya sedang melakukan siaga satu di Medan Perang, mengantisipasi serangan balasan dari militer Indonesia.

Terkait dengan penyerangan tersebut Mayor Yosua Maiseni mengatakan bahwa; kami siap perang melawan militer Indonesia di Medan pertempuran secara gerilya, senjata lawan senjata. 

Maka militer Indonesia diminta untuk tidak melakukan serangan udara dengan menggunakan helikopter militer dan drone yang dilengkapi dengan bom. Jika berani masuk di Medan Perang.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Sabtu, 19 April 2025 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.

Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM

Jenderal Goliath Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM 

Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM 

Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang dari pihak terkait.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: PA Tebo Jambi Terima Ratusan Pengajuan Dispensasi Kawin, Ada yang ditolak

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Barcelona vs Mallorca di La Liga Spanyol, Kick off 02.30 WIB

Baca juga: Download Lagu DJ Remix dan DJ TikTok 2025 Full Kencang 10 Jam MP3, DJ KARTEL X DJ ARIA X DJ TRUMPET

Baca juga: BBS dan Jun Mahir Dampingi Wagub Lakukan Penanaman Padi Serentak di Muaro Jambi

Artikel ini diolah dari Tribun-Papua.com 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved