LIPUTAN KHUSUS
Langgengnya Penjarahan Benda Purbakala di Kumpeh Muaro Jambi, Meluas dari 1 Desa ke 10 Desa
Setidaknya sejak 2022 aksi pencurian barang purbakala di Sungai Batanghari wilayah Desa Suak Kandis terjadi.
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
Jika mau masuk Jambi, kapal-kapal saat itu harus bersandar di pelabuhan Kumpeh terlebih dahulu.
Tak sedikit kapal-kapal ini karam dan tenggelam.
Walhasil, barang-barang yang ada di dalam kapal ikut tenggelam.
Barang-barang itulah yang kemudian menjadi harta karun dan tersimpan di dasar Sungai Batanghari.
"Ada emas, guci, keramik, gerabah, keris, berlian, dan lainnya," ujar seorang warga yang juga menyebut barang-barang itu sebagai barang antik.
Harga Tinggi
Untuk menyelamatkan benda purbakala yang berada di bawah air Sungai Batanghari, Pemkab Muaro Jambi telah menetapkannya sebagai cagar budaya bawah air.
Sayangnya, hingga saat ini para penjarah terus berkeliaran.
Kenekatan para pemburu barang purbakala itu lantaran harganya yang tinggi.
Seorang warga mengungkapkan tak sedikit orang yang menemukan barang purbakala di dasar Sungai Batanghari meraup uang banyak setelah laku terjual.
Tribun memperoleh kabar bahwa ada kolektor dari luar negeri yang kerap datang ke lokasi untuk membeli barang purbakala hasil temuan warga.
Kolektor bahkan berani membeli hingga miliaran rupiah.
Warga Resah
Warga sudah resah dengan maraknya perburuan barang purbakala tersebut.
Warga Desa Degong Karya, Kecamatan Kumpeh, misalnya.
Warga 4 Daerah Tolak Pembangunan Stockpile Batu Bara PT SAS di Aur Duri Kota Jambi, Hanya Sejengkal |
![]() |
---|
Raffi Tak Jadi Operasi Plastik, Anak di Jambi Kena Stevens-Johnson Syndrome, Virus Tak Masuk Daging |
![]() |
---|
Ketua DPRD Kota Jambi Minta Wako Panggil Dokter Puskesmas dan Kadis, Anak Kena Sindrom Langka |
![]() |
---|
Ustaz Agus Nyaris Menangis Lihat Kondisi Anak di Jambi Kena Sindrom Langka Kulit Mengelupas |
![]() |
---|
Anak di Jambi Kena Sindrom Langka, Kulit Raffi Lepas Jika Tidur di Kasur, Terpaksa Alas Daun Pisang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.