Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 17 April 2025 - Teladan Kasih yang Dipulihkan
Bacaan ayat: Yohanes 13:14 (TB) "Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;"
Renungan Harian Kristen 17 April 2025 - Teladan Kasih yang Dipulihkan
Bacaan ayat: Yohanes 13:14 (TB) "Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;"
Oleh Pdt Feri Nugroho
Dalam budaya kita hari ini, membasuh kaki sudah menjadi hal umum dilakukan.
Meskipun demikian, masih saja terbatas kepada orang-orang yang dikenal atau disayangi. Orang tua membasuh kaki anaknya yang kotor; itu biasa sebab anaknya belum mandiri.
Anak yang membasuh kaki orang tuanya pun masih wajar sebab orang tuanya telah lanjut usia. Suami membasuh kaki istri atau sebaliknya, itu juga wajar.
Berbeda dengan dua ribu tahun silam. Membasuh kaki adalah pekerjaan wajib para budak.
Orang-orang yang menjadi budak biasanya menduduki posisi terendah dalam relasi sosial masyarakat. Mereka diperlakukan layaknya properti atau asset yang dapat diperjualbelikan.
Beruntung jika mereka mendapatkan tuan yang baik. Paling tidak masih dihargai sebagai manusia. Jika tidak, maka para budak akan diperlakukan semena-mena oleh tuannya.
Mereka tidak dibayar dan harus patuh pada tuannya tanpa bisa protes.
Hari itu menjadi berbeda ketika Yesus mendemonstrasikan membasuh kaki para murid.
Sebuah tindakan yang tidak biasa. Jika dikaitkan dengan pengakuan para murid bahwa Yesus adalah Guru dan Tuhan, maka tidak selayaknya Ia membasuh kaki para murid.
Jika pun harus terjadi pembasuhan maka muridlah yang berkewajiban membasuh kaki gurunya; bukan sebaliknya.
Petrus sulit paham dengan tindakan Yesus. Ia protes. Namun jawaban Yesus membuatnya mengikut apa yang diinginkan Yesus, sementara ia masih berusaha untuk paham, apa kira-kira maksud Yesus dengan tindakan-Nya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.