Polemik di Papua
8 Hari Sembunyi di Hutan Demi Lolos dari Maut Serangan KKB Papua, Begini Kondisinya
Dua korban aksi kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua di Kabupaten Yahukimo berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Jumlah pendulang emas yang menjadi korban penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua berjumlah 15 orang.
Korban itu sebelumnya disebut 11 orang.
Belasan korban tersebut telah berhasil dievakuasi tim gabungan Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo dan TNI.
Proses evakuasi terakhir yang dilakukan pada Selasa (15/4/2025) kemarin yakni membawa tiga jenazah.
Baca juga: Habisi Pendulang Emas di Yahukimo, KKB Papua Kini Tantang TNI Perang Terbuka di Intan Jaya
Sebelumnya tim gabungan tersebut telah berhasil mengevakuasi 12 orang dan sudah diserahkan ke keluarga.
Mereka menjadi korban kekejaman KKB Papua Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.
Para korban ditemukan di berbagai lokasi di area pertambangan emas.
Evakuasi terbaru pada hari ini berhasil mengangkat tiga jenazah dari Area 22 dan Area 33 pertambangan emas Yahukimo, serta wilayah Tanjung Pamali.
Ketiga jenazah tersebut kini berada di RSUD Dekai untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Dokkes dan DVI Polri.
Rincian lokasi penemuan 15 jenazah adalah sebagai berikut: 3 jenazah dari Tanjung Pamali, 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki, 3 jenazah dari Area 22 pertambangan emas Yahukimo, 1 jenazah dari Area 33 pertambangan emas Yahukimo.
Kemudian, 1 jenazah dari lokasi Muara Kum, 1 jenazah dari wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, dan 1 jenazah dari Area Kepala Air Mumok.
Selain itu, dua korban lainnya, Johanis Adu dan Suwito, ditemukan selamat di Tanjung Pamali.
Keduanya telah dievakuasi ke Dekai dan sedang menjalani perawatan medis serta pendampingan psikologis.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: KORMI Provinsi Jambi Resmi Dilantik, Gerakan Indonesia Aktif Diharapkan Sukses di Seluruh Daerah
Baca juga: TP2DD Provinsi Jambi Jadi Motor Digitalisasi Daerah, Sekda: Tahun 2025 Momentum Akselerasi
Baca juga: Kenangan Manis Hotma Sitompul, Penyelamat Raffi Ahmad hingga Buat Lesti dan Billar Rujuk, Kini Wafat
Baca juga: Lolos dari Maut Serangan KKB Papua: 2 Pendulang Emas Bertahan 8 Hari di Tengah Hutan
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.