Berita Viral

Bohong Nilai Ujian, Rani Tusuk Anak Sendiri hingga Tewas, Pelaku Malu Terlanjur Pamer

Kejadian maut itu berawal dari korban yang mengaku lulus ujian akhir dengan nilai tinggi, yang mencapai 95 persen, para program pendidikan pra-kuliah.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
IST
Seorang ibu nekat tusuk anak kandung hingga tewas karena berbohong soal nilai ujian. Ya, ibu bernama Bhimena Padmini Rani (59) kesal dengan anaknya yang mengaku lulus ujian dengan nilai tinggi. 

Ia menganggap anaknya dajal, hingga akhirnya memutuskan membunuh.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Cluster Burgundy Summarecon Bekasi, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Kamis (7/3/2024).

Bocah berusia lima tahun berinisial AAMS, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar tidurnya akibat ditikam pisau dapur SNF.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka parah di bagian dada sebelah kiri dan lengan akibat sebanyak 20 tikaman.

Dari hasil pemeriksaan psikologis, SNF terindikasi mengidap gangguan kejiwaan skizofrenia.

"Dari hasil psikologi, tersangka ini terindikasi skizofrenia," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus.

Rupanya, SNF menganggap dirinya seorang nabi.

Tak hanya itu, SNF juga menganggap anaknya yang masih berusia lima tahun adalah jelmaan dajal.

Oleh sebab itu, SNF tega membunuh putranya berinisial AAMS.

Kondisi SNF ini diungkap oleh pihak kepolisian setelah mendengar keterangan dari suami tersangka, inisial MAS.

Kepada polisi, MAS menyebut gelagat aneh istrinya sudah terlihat sejak dua bulan lalu.

"Hasil dari pemeriksaan seperti itu, itu salah satu keanehan yang juga disampaikan oleh suami pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (15/3/2024), dikutip dari TribunJakarta.

Keanehan yang dimaksud, kata Firdaus seperti pelaku yang kerap berhalusinasi bahwa kiamat akan segera datang.

Bahkan, SNF juga sempat berhalusinasi sebagai nabi dan menggap korban yang merupakan anak sulungnya jelmaan dajal.

"Iya seperti itu (mengaku nabi dan anak dianggap dajal), makanya inilah keanehan-keanehaan, suaminya juga mengatakan sepeti itu dalam 2 bulan terakhir," terang Firdaus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved