Berita Viral

Siapakah Dokter Priguna Anugerah, Black List Seumur Hidup karena Rudapaksa Keluarga Pasien Bandung

Kronologi dokter residen anestesi viral diduga melakukan pelecehan s3ksual terhadap keluarga pasien. Kemenkes hingga Unpad beri sanksi tegas.

Editor: asto s
ISTIMEWA
PELECEHAN - Priguna Anugerah Pratama,dokter yang diduga merudapaksa keluarga pasien di RS Hasan Sadikin Bandung. 

Universitas Padjadjaran dan RSHS menyatakan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Pelaku Dikeluarkan

Selain itu, pihak Unpad juga telah mengeluarkan PAP dari program PPDS.

“Karena terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS,” tulis keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com.

Masuk Daftar Hitam Seumur Hidup

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Azhar Jaya, menegaskan segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun seksual, tidak dapat ditoleransi di lingkungan pendidikan kedokteran.

Sebagai langkah tegas, Kemenkes memberikan sanksi larangan seumur hidup bagi terduga pelaku untuk melanjutkan program residen di RSHS Bandung.

“Kami sudah berikan sanksi tegas berupa melarang PPDS tersebut untuk melanjutkan residen seumur hidup di RSHS dan kami kembalikan ke FK Unpad. Soal hukuman selanjutnya, maka menjadi wewenang FK Unpad,” tutur Azhar kepada wartawan, Rabu (9/4). 

Kronologi Kejadian

Kronologi dokter residen anestesi viral diduga melakukan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien. Kemenkes hingga Unpad beri sanksi tegas.

Kasus ini heboh setelah drg Mirza mengunggah kronologi dugaan rudapaksa yang dilakukan oleh peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PDDS) di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Assalamualaikum dok
Izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PDDS FK (sensor) melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius (terdapat bukti CCTV lengkap) keluarga pasien menuntut secara hukum kepada 2 Residen dan (sensor)," tulis pesan yang diterima dan diunggah akun @drg.mirza pada Selasa (8/3)

"Jadi ada pasien bapak-bapak dirawat di UCY, ditungguin sama anaknya (cewek)
Pasiennya pre op, perlu darah

Nah, sama si pelaku ditawarin ke anak pasien, cross matchnya sama saya aja biar cepet prosesnya

Dibawa lah pasien ke gd MCHC lt 7.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved